Pairing : Tora x Reita
Author : Momo Chu-Ruby
Genre :humor gagal dan masih drabble
seperti biasa
Rate : semua boleh baca asal bukan
penderita disleksia
=
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
Malam
minggu adalah suatu malam yang paling disukai oleh makhluk yang sedang
menjalani hubungan yang disebut
pacaran.tidak peduli tua-muda,pria-wanita, kakek-nenek(?), maupun cowok-cewek
akan berusaha mengisi kegiatan mereka dengan pasangan. Begitupula dua makhluk
yang bisa disebut salah dua(?) mesin
penghasil rating dan duit bagi Peace and Smile Company ini. Yaitu Tora si
gitarist sekaligus member paling tinggi and cool di Alice Nine dan Reita basist
tanpa hidung miliknya the GazettE. Mereka saat ini sedang mengisi malam minggu
dengan jalan bareng. Hal itu merupakan hal yang lumrah dilakukan oleh sepasang
kekasih bukan? Pasti anda bertanya mereka kan cowok dua-duanya kok bisa
kekasih? Oke saya jelaskan Tora dan Reita itu diam-diam menjadi couple yaoi di
belakang fans dan media masa.
Gosip-gosip cinlok yang beredar itu hanyalah isapan jari tengah(?) belaka
karena mereka sudah menjalin hubungan cukup lama.
Sayup-sayup
terdengar suara yang cukup keras(?) beraliran rock mengalun memberikan dentaman
untuk para jrocklover berheadbang ria. Di antara banyaknya makhluk disana
terdapatlah 2 orang yang diceritakan tadi.
“Tora
bosen...” rengek Reita kepada cowok berambut hitam yang berheadbang di
sampingnya. Mereka ini sering nonton konser musikus lainnya disaat sedang free
seperti sekarang ini. Tora dan Reita saat ini lsgi nonton konsernya anak-anak
Mejibray.
“Kemana
lagi kamu maunya Rei?” tanya Tora kepada ukenya yang berkepala pirang itu.
“Kemana
aja, pokoknya lagi pengen yang hening-hening.” Ucap pemuda dengan hidung minim
itu kepada Tora.
“Oke
Reita, ayo kita... ehmmm.. ah ke dekat pelabuhan ya?” tawar Tora pada Reita yang sedang memegan jemari
kapalan kepunyaan Tora. *author kabur dulu sebelum dibantai*
“Hu-um..”
jawab Reita tersenyum manis yang membuat Tora langsung terpukau.
Setelah
naik bis sekitar 10 menit, akhirnya sepasang seme-uke itu nyampai di tempat tujuan. Suara ombak
berdebur dan angin darat bertiup sejuk ditambah sinar bulan purnama memberikan
suasana yang romantis. Di pelabuhan tak banyak pasangan yang sedang weekend-an
hanya mereka berdua saja. Setidaknya untuk beberapa waktu ini.
“Rei....”
panggil Tora ke cowok bernoseband di dekatnya.
“Ya..?”
jawab Reita menoleh ke Tora. Pantulan sinar bulan ke air mengenai wajah Tora
dan itu terlihat menarik bagi mata
sipitnya Reita.
“Kakkoi...”
gumamnya Reita.
“Eh???
Rei... kamu keren banget hari ni...” ucap Tora sembari menggenggam jemari Reita
dan tersenyum.
“Arigatou...”
kata Reita, jika tempat itu cukup terang kalian akan melihat betapa merah wajah
Reita saat itu.
“Suki
dayo Rei...” tambah Tora sambil memegang wajah Reita dan mengarahkan ke hadapan wajahnya. Reita yang paham akan apa yang
diinginkan Tora dengan senang hati menjawab. “Suki dayo Tora.” Sambil
memejamkan mata ketika jarak antara bibirnya dan Tora semakain dekat. Benar-benar
suasana yang romantis dan tenang yang bisa membuat para fujoshi berteriak
kegirangan. Hingga tiba-tiba...
“Gyaaaa....”
suara berteriak menghentikan aktivitas mereka berdua. Tora dan Reita
mengalihkan pandangan ke arah teriakan tersebut. Di kejauhan tampak sepasang
kekasih (cowok-cewek maksudnya) yang tampaknya membuat suara teriakan tadi.
“Gyaaaaa...
ada... ada.. itu...” teriak gadis itu lagi diikuti pandangan dari pasangannya
ke arah couple yaoi itu.
“Wah
gawat Rei...” bisik Tora kepada ukenya.
“Kita
ketahuan Tor....” katanya lalu berdiri karena panik , takut dikejar fans.
Sampai akhirnya jelaslah alasan dari teriakan kedua orang tadi.
“Gyaaaaa...
ayo pergi...!! Ada vampire sama mumi...” teriak wanita tadi lalu lari menjauh
diikuti oleh cowoknya.
“What
the...? Kita dikira makhluk halus?” ucap Tora sweatdrop dengan teriakan dua
orang tadi. Begitupun dengan Reita.
Keesokan
harinya....
“Heii
sini deh semua...” pinta Ruki kepada teman-temannya yakni member the GazettE.
“kenapa
Rukichi pagi-pagi gini?” tanya Aoi sambil peluk Ruki tapi langsung ditampol
kepalanya.
“Besok-besok
jangan ke pelabuhan malem-malem.” Kata Ruki memperingati ke 4 temannya.
“Kenaupha???”
tanya Uruha dengan mulut berbusa , lagi gosok gigi maksud.
“Liat
nih di koran, ada vampir dan mumi lagi pacaran di pelabuhan.” Jelas Ruki lagi.
Sementara mata-mata lain mulai menatap Reita yang melongo mendengar paparan
Ruki.
The
end, cerita ga nggenah di malam sebelum ujian praktek kemarin. Ini aku post
sebagai hadiah ULTAH buat kakak saya si Tora. Happy birthday semoga abang makin
cakep dan teteup rukun ama si Reita. Jangan lupa comblangin saya ama Ruki atau
Saga...!!! (ngarep banget)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar