Rabu, 17 September 2014

Ghost--- Fanfic Alice Nine and the GazettE


Pairing             : Tora x Reita
Author             : Momo Chu-Ruby
Genre              :humor gagal dan masih drabble seperti biasa
Rate                : semua boleh baca asal bukan penderita disleksia
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
Malam minggu adalah suatu malam yang paling disukai oleh makhluk yang sedang menjalani hubungan yang  disebut pacaran.tidak peduli tua-muda,pria-wanita, kakek-nenek(?), maupun cowok-cewek akan berusaha mengisi kegiatan mereka dengan pasangan. Begitupula dua makhluk yang bisa disebut salah dua(?)  mesin penghasil rating dan duit bagi Peace and Smile Company ini. Yaitu Tora si gitarist sekaligus member paling tinggi and cool di Alice Nine dan Reita basist tanpa hidung miliknya the GazettE. Mereka saat ini sedang mengisi malam minggu dengan jalan bareng. Hal itu merupakan hal yang lumrah dilakukan oleh sepasang kekasih bukan? Pasti anda bertanya mereka kan cowok dua-duanya kok bisa kekasih? Oke saya jelaskan Tora dan Reita itu diam-diam menjadi couple yaoi di belakang  fans dan media masa. Gosip-gosip cinlok yang beredar itu hanyalah isapan jari tengah(?) belaka karena mereka sudah menjalin hubungan cukup lama.

Sayup-sayup terdengar suara yang cukup keras(?) beraliran rock mengalun memberikan dentaman untuk para jrocklover berheadbang ria. Di antara banyaknya makhluk disana terdapatlah 2 orang yang diceritakan tadi.
“Tora bosen...” rengek Reita kepada cowok berambut hitam yang berheadbang di sampingnya. Mereka ini sering nonton konser musikus lainnya disaat sedang free seperti sekarang ini. Tora dan Reita saat ini lsgi nonton konsernya anak-anak Mejibray.
“Kemana lagi kamu maunya Rei?” tanya Tora kepada ukenya yang berkepala pirang itu.
“Kemana aja, pokoknya lagi pengen yang hening-hening.” Ucap pemuda dengan hidung minim itu kepada Tora.
“Oke Reita, ayo kita... ehmmm.. ah ke dekat pelabuhan ya?” tawar  Tora pada Reita yang sedang memegan jemari kapalan kepunyaan Tora. *author kabur dulu sebelum dibantai*
“Hu-um..” jawab Reita tersenyum manis yang membuat Tora langsung terpukau.
Setelah naik bis sekitar 10 menit, akhirnya sepasang seme-uke itu  nyampai di tempat tujuan. Suara ombak berdebur dan angin darat bertiup sejuk ditambah sinar bulan purnama memberikan suasana yang romantis. Di pelabuhan tak banyak pasangan yang sedang weekend-an hanya mereka berdua saja. Setidaknya untuk beberapa waktu ini.
“Rei....” panggil Tora ke cowok bernoseband di dekatnya.
“Ya..?” jawab Reita menoleh ke Tora. Pantulan sinar bulan ke air mengenai wajah Tora dan itu terlihat  menarik bagi mata sipitnya Reita.
“Kakkoi...” gumamnya Reita.
“Eh??? Rei... kamu keren banget hari ni...” ucap Tora sembari menggenggam jemari Reita dan tersenyum.
“Arigatou...” kata Reita, jika tempat itu cukup terang kalian akan melihat betapa merah wajah Reita saat itu.
“Suki dayo Rei...” tambah Tora sambil memegang wajah Reita  dan mengarahkan ke hadapan  wajahnya. Reita yang paham akan apa yang diinginkan Tora dengan senang hati menjawab. “Suki dayo Tora.” Sambil memejamkan mata ketika jarak antara bibirnya dan Tora semakain dekat. Benar-benar suasana yang romantis dan tenang yang bisa membuat para fujoshi berteriak kegirangan. Hingga tiba-tiba...
“Gyaaaa....” suara berteriak menghentikan aktivitas mereka berdua. Tora dan Reita mengalihkan pandangan ke arah teriakan tersebut. Di kejauhan tampak sepasang kekasih (cowok-cewek maksudnya) yang tampaknya membuat suara teriakan tadi.
“Gyaaaaa... ada... ada.. itu...” teriak gadis itu lagi diikuti pandangan dari pasangannya ke arah couple yaoi itu.
“Wah gawat Rei...” bisik Tora kepada ukenya.
“Kita ketahuan Tor....” katanya lalu berdiri karena panik , takut dikejar fans. Sampai akhirnya jelaslah alasan dari teriakan kedua orang tadi.
“Gyaaaaa... ayo pergi...!! Ada vampire sama mumi...” teriak wanita tadi lalu lari menjauh diikuti oleh cowoknya.
“What the...? Kita dikira makhluk halus?” ucap Tora sweatdrop dengan teriakan dua orang tadi. Begitupun dengan Reita.
Keesokan harinya....
“Heii sini deh semua...” pinta Ruki kepada teman-temannya yakni member the GazettE.
“kenapa Rukichi pagi-pagi gini?” tanya Aoi sambil peluk Ruki tapi langsung ditampol kepalanya.
“Besok-besok jangan ke pelabuhan malem-malem.” Kata Ruki memperingati ke 4 temannya.
“Kenaupha???” tanya Uruha dengan mulut berbusa , lagi gosok gigi maksud.
“Liat nih di koran, ada vampir dan mumi lagi pacaran di pelabuhan.” Jelas Ruki lagi. Sementara mata-mata lain mulai menatap Reita yang melongo mendengar paparan Ruki.

The end, cerita ga nggenah di malam sebelum ujian praktek kemarin. Ini aku post sebagai hadiah ULTAH buat kakak saya si Tora. Happy birthday semoga abang makin cakep dan teteup rukun ama si Reita. Jangan lupa comblangin saya ama Ruki atau Saga...!!! (ngarep banget)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar