Rabu, 30 September 2015

The GAZETTE fanfic ~~ REITA-rella part 3


By                   : MoCha
Peringatan     : Male x Male, crack,
Tokoh             : the Gazette , Alice Nine, dan makhluk Visual Kei lainnya.
Rate                : PG 13 #siapa aja boleh baca sebenarnya#
Disclaimer     : semua hanya milik Tuhan, saya pinjem aja namanya dan ubah-ubah karakter mereka sesuka saya XD
Pasangan       : Uruha X Reita, Kai x Ruki
*
*

“Papi dengar kabar kalau anak pengusaha kaya, Yuu-san sedang mencari calon istri/ uke(?) nih. Jadi kalian harus datang ke pesta pokoknya.”
“Beneran pi? Tapi kata orang anaknya Yuu-san itu cantik, masa mau mencari uke? Pantesan nyari seme tuh.” Protes si Tora.
“Iya bener Saga pernah lihat di Tv cantik dan seksi banget orangnya. Saga aja sampe ngiri.” Tambah Saga.

Selasa, 29 September 2015

The GAZETTE fanfic ~~ REITA-rella part 2


By                   : MoCha
Peringatan     : Male x Male, crack,
Tokoh             : the Gazette , Alice Nine, dan makhluk Visual Kei lainnya.
Rate                : PG 13 #siapa aja boleh baca sebenarnya#
Disclaimer     : semua hanya milik Tuhan, saya pinjem aja namanya dan ubah-ubah karakter mereka sesuka saya XD
Pasangan       : Uruha X Reita, Kai x Ruki
~
~
Di tempat yang terlihat seperti sebuah mansion yang bisa dikatakan luar biasa megah. Terdapatlah seorang berambut blonde sedang memilih-milih baju yang pas untuk dipakainya hari ini ke kantor.
“Yang ini?! ngga deh...” ucapnya lalu melempar kemeja entah kemana.
“Yang ini lebih ngga lagi...” ucapnya membuat sebuah kemeja putih tergeletak di lantai.
“Definitely no...!!” satu pakaian teronggok lagi. Benar-benar Mr. perfect !!
“Leda ambilin yang lain.” Perintahnya kepada sang butler pribadinya yang tampaknya lebih pantas di bilang maid karena wajah cantiknya.
“Ini tuan Kouyou...” jawabnya sambil menyerahkan pakaian kepada sang majikan dengan tergopoh-tergopoh tajut dimarahi.
“Yah ampuuuun, kenapa bawa yang ini?” omelnya kepada si butler itu.
“Loh bukanya ini baju favoritnya boo-chan? Baju dan hotpens warna ungu ini?” ucap Leda dengan inocent. “modelnya juga bagus boo-chan.” Tambah si butler yang berwajah cantik mirip majikannya itu.
“Iya gua tahu itu favorit gue. Tapi masa iya mau rapat dengan klien pake hotpens?” ucap majikan cantik sebut saja mawar Uruha meledak-ledak.
“Tapi ini bagus lho tuan, beneran deh.” Kata Leda masih keukeuh.
“Iya gua tahu selera kita sama soal hotpant. Tapi gue lagi butuh yang lain! Ambilin sekarang!” perintahnya lagi.
“Iya boo-chan.”
“Uru-chan~ belum selesai siap-siapnya nih? Lama banget dandannya kayak cewek aja.” Kata seorang berbibir tak kalah seksi dari si Uruha.
“Papi cerewet suka-suka Uruha lah.” Jawab sang anak.
“Ini boo-chan bajunya.” Ucap Leda menghentikan pembicaraan anak dan ayah itu.
“Nah  ini baru bener . Ya sudah sana siapin mobil.” Pinta Uruha kepada butlernya itu.
“Uruha papi mau ngomong nih?” kata ayahnya membuka pembicaraan.
“Ya pi, ada apa?” tanya Uruha berbalik ke arah pria berambut hitam tadi sambil mengancingkan kemejanya.
“Kamu kan sudah kepala 3 nih. Kapanmau nikah? Keburu papi tua tahu. Temen papi udah pada gendong cucu tuh, papi juga pengen. Lagian ntar digosipin nggak laku gimana?” Jelas ayahnya itu panjang lebar.
“Kalo udah ketemu jodoh lah nikahnya. Uruha masih belum ngeh(?) nih.” Ucap Uruha masih sambil berdandan.
“Haduh papi nggak mau tahu. Kamu mesti cepetan nikah titik. Papi nggak peduli mau nikah sama wanita atau uke. Pokoknya papi nggak mau kamu jadi perjaka tua.”
“Yaaa~ tapi kan Uruha belum pengen.”
“Harus pengen dong!! Nanti pas peresmian cabang usaha kita yang baru kamu mesti nemuin pasangan buat kamu nikahin.” Perintah sang ayah.
“Kalau nggak, kamu mau nikah sama papi?” tanya sang ayah nepsong. Membuat Uruha cengo mendengar perkataan si ayah. ‘What the....?’ begitu kira-kira  batin Uruha.
The reverse side of beauty is dyed beloved filth.....
“Haaah.....?” ucap si anak dan ayah itu bersamaan karena  mendengar backsound yang ngepas banget sama keadaan mereka saat itu.
“Eh maaf tuan, HP saya bunyi heehehe.....” kata Leda yang tiba-tiba muncul.
“Oh ya tuan Aoi ditungguin sama tuan Hiroto di bawah.” Kata butler cantik itu.
“Oh baik, Uruha ingat dan pikirkan kata-kata papi tadi.” Ucap Aoi kemudian meninggalkan kamar anaknya.
“Mobilnya sudah siap kata bang Sujk.”
“Oke persiapan pesta buat minggu depan gimana?”
“Sudah clear tuan tinggal menyiapkan di hari H-nya.”
“Baguslah, bilang ayah aku pergi dulu.” Ucap Uruha lalu meninggalkan rumahnya.


...
Pendek banget, maaf besok aku tambahin
Beberapa hari yang penuh dengan acara kondangan, selamatan (maklum Japanese Javanese).
Oh ya? Daging idul adha kemarin udah habis belum, punya saya belum baru aja selesai masak kare dan abon nih. Jadi jangan heran kalau masih tercium bau bawang sama sapi, hehehhe

Selamat baca, jika ada yang review lebih baik ^_^b

Senin, 21 September 2015

Mikazuki by Sayuri ost Ranpo Kitan:Game of Laplace


koyoi mo zujou dewa kirei na mangetsu ga kirakira
shiawasesou ni sekai o terashiteiru
tou no watashi wa dekisokonai de doushiyoumonakute
yoake yume mite wa jibeta haizurimawatteru

Di langit malam ini, bulan purnama yang indah berkilau kembali
Menerangi dunia dengan gembiranya.
Sedangkan aku masih tak berguna, tak bisa apa-apa
Memimpikan fajar, hanya merayap berputar-putar di atas tanah


soredemo dareka ni mitsuketehoshikute
yozora miagete sakenderu
nigedashita naa nigedasenai
akarui mirai wa mienai nee
soredemo anata ni mitsuketehoshikute
chou no you ni maiagaru no
kakete tsubasa de tonda minikui hoshi no ko mikazuki

Meski begitu aku ingin seseorang menemukanku
Menatap langit kelam, aku menjerit
Aku ingin kabur, tapi tak ada jalan keluar
Masa depan cerah pun tak terbayang olehku
Tapi meski begitu aku ingin kau menemukanku

Seperti kupu-kupu yang menari di udara, 
Terbang dengan sayap-sayap koyak, aku bintang kecil burukrupa: bulan sabit 

koyoi mo zujou dewa kirei na mangetsu ga yurayura
dareka no ude ni dakarete nemutteiru
tou no watashi wa hitori no yoru ni oshitsubusrete wa
darenimo mienaiyoyami haizurimawatteru

Di langit malam ini, bulan purnama yang indah berayun kembali
Tertidur lelap dalam dekapan seseorang.
Sedangkan aku hancur tertindih malam-malam yang kuhabiskan seorang diri
Tak tampak oleh siapapun, hanya merayap berputar-putar dalam gelap malam.


soredemo daenimo maketakunakute
uchuu no sumi de mogaiteiru
oitsukitai ya, oikoshitai aa
yume ni mita you na sekai nee
soredemo dareka to kurabete bakka
mawari o mite wa tachidomatte
kaketa mono o sagashita sonna jibun o kaetai

Meski begitu aku tak ingin kalah dari siapapun
Aku bergelut sendirian di sudut angkasa
Ingin mengejar ingin melampaui
Dunia seperti yang kulihat dalam impian.
Tapi meski begitu aku selalu membanding-bandingkan
Melihat sekelilingku, lalu aku jadi terhenti
Ingin kuubah diriku yang hanya bisa melihat kekuranganku sendiri.

soredemo anata to onaji keshiki ga mata mitai kara
nakidashitakutemo nagedashitakutemo
akirametari wa dekinai
soredemo anata ni mitsukaru you ni
sanagi wa tsuyoku te o nabasu no
kaketa mono dakishimete negai o hanatsu yo mikazuki

Meski begitu aku ingin sekali lagi melihat hal yang sama denganmu
Wlau aku ingin kabur, walau aku ingin membuang segalanya
Aku tak bisa menyerah begitu saja.
Meski begitu, supaya bisa ditemukan olehmu
Kepompong ini merentangkan tangan sekuat tenaga
Memeluk kekurangan dirinya, memanjatkan permohonan: bulan baru


soredemo dareka ni mitsuketehoshikute
yozora miagete sakenderu
nakidashitai kedo nakidasanai
mou atomodori nado dekinai nee
soredemo anata ni mitsuketehoshikute
chou no you ni maiagaru no
kaketa tsubasa de tobu yo minikui hoshi no ko mikazuki
hikari o hanatta mikadzuki

Meski begitu aku ingin seorang menemukanku
Menatap langit kelam, aku menjerit
Aku ingin menangis, tapi aku tak bisa menangis,
Sudah tak lagi ada jalan untuk kembali.
Tapi meski begitu aku ingin kau menemukanku
Seperti kupu-kupu yang menari di udara,
Terbang dengan sayap-sayap koyak, aku bintang kecil yang buruk: bulan baru
bualn baru yang melepaskan sinarnya


koyoi mo zujou dewa kirei na mangetsu ga kirakira
tsugi wa kimi no ban dato waratteiru

Di langit malam ini, bulan purnama yang indah berkilau kembali
Dengan tawa mengejek ia berkata,"Berikutnya giliranmu."

Sumber
Download mp3 





Selasa, 15 September 2015

Diary Life

AFRAID
15.9.2015
_.._..._.._


Sorrow can’t tell what I’ve feel
Darkness didn’t picturing my heart
In the maze of the days I walk

That beautiful face,
silent is deserve act I’ve did
my voice caugh in throat

Calm behave,
just one ask  would be a chaos
I just do my best for you

The happiness
the tears would made you laugh
hidden my tears is fine

Lonely,
missing,
distracted,
sorrow,
like vicious circle

I wanna scream

have been stuck in the distress land
I love you thought

[[ write in depresion time, miss you my {true} mom ]]








Rabu, 09 September 2015

September Again

September..... oh September
kenapa cepat sekali datang

yah hari ini lagi milad nih aku
hueeeeeeee tambah tuir deh saya TT_TT
 mana saya sedang patah hati gegara teman-teman udah pada sidang saya belum
Tuhan, Ya Allah rasanya menyakitkan!!
Aku juga mau sidang skipsi secepatnya, lalu wisuda dan segera menggapai cita-cita sesuai yang aku inginkan
di milad aku yang ke-23 kalinya ini aku mau make wish biar bisa cepet dapet tujuan hidup dan jadi anak yang sholehah. Amin...
Oh ya ada lagi pengen ketemu, bicara2, kencan(?), menikah(?) *dirajam fansnya* dengan Saga bassist-nya Alice Nine, amiin....

i just want u as my birthday present *w*

Huaaa,, tiba-tiba lampu nyala ampun, mataku ga kuat...

Ah ya kalo umurku bertambah berarti umurnya Tora (Alice Nine) juga tambah donk bentar lagi?
Ok gitu aja celotehan aku hari ini, ^_^