Sabtu, 31 Oktober 2015

A9 in Haloween part 1



http://enchantingmoon.tumblr.com/post/64475396834/backstage-photo-of-alice-nine-at-the-live
by MoCha
Genre              : horror
Warning          : drabble, mistypo, aneh, boy x boy, creppypasta
Rate                 : T
Disclaimer       : semua hanya milik Tuhan, semua cerita hanya fiktif demi hiburan
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
CHIKIN
https://www.pinterest.com/pin/482870391271679869/
Tora POV
Kucingku terkadang menyebalkan sering menggaruk funiture dan bahkan terkadang membuat rumah berantakan. Walaupun begitu bukan berarti aku tak menyukainya. Memang aku menamainya Chikin (alias pengecut), tetapi kurasa dia memang pengecut dan penakut. Tapi kucingku itu menggemaskan sekali. Bulunya tebal, badannya yang gembul, bulunya keabu-abuan dan suaranya yang mengeong manja. Terkadang rasanya ingin meremas tubuhnya saking gemasnya. Hei kadang dengan mengelus tubuhnya juga bisa menenangkan emosiku.
Chikin ini juga selalu melindungiku dari makhluk mengerikan yang kerap datang menggangguku, yaitu kecoa. Jangan tertawa!! Ayolah apa kalian tidak merasa jijik pada makhluk berwarna coklat yang gemar bersemayam di tempat kotor itu. Makhluk-makhluk itu juga suka bersembunyi di lemari dan membuat seisi lemari menjadi bau. Oke memang tidak wajar untuk seorang pria takut pada serangga tapi setidaknya aku lebih baik daripada Nao. Dan disitulah Chikin selalu ada untuk membantuku.

Reita and His Noseband part 3



Genre             : niatnya horor spesial haloween tapi ....
Warning          : drabble , kata-kata amburadul, mistypo, aneh
Author            : MoCha si sadako mini anaknya Hyde ma Tetsuya sekaligus istrinyaSaga, merangkap selirnya Ruki, juga pacarnya Reita, dan akhir-akhir ini sedang mengincar Shou *Reader: woooii banyak omong!!!!*
Cast                : Reita with the gazettE dan makluk jrocker lainnya
Rate                : K+++
Disclaimer       : semua hanya milik Tuhan, author pinjem aja
Summary        : Apa aja yang bisa terjadi dengan Reita dan nosebandnya???
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = == = = = = =
~If Reita meet Kuchisake-onna~
http://41.media.tumblr.com/tumblr_lxdoomI9Y11r4xqamo1_500.jpg

Reita sedang berjalan pulang ke basecamp sendirian pada malam itu karena sudah tidak ada lagi bis yang lewat. Reita keluar rumah jam 11 malam karena kelupaan beli gel rambut dan makanan parkit peliharaannya. Sedangkan sepedanya sedang dipinjam Tora buat BMX-an bareng temen-temen club bmx.
“Brrrrr.... dingin bener ya? Padahal kan baru akhir musim panas. Tadi pagi aja panas banget.” Ucapnya menepis kesendirian.
Wussss.... Hembusan angin dingin mampu membuatnya memeluk tubuhnya demi mengusir dingin.
“Iih~ si Aoi malah nggak mau nemenin pula. Jadi sendiri begini aku.” oceh Reita sebal sambil sesekali menendang kerikil yang tak bersalah.

Selasa, 27 Oktober 2015

The GAZETTE fanfic ~~ REITA-rella part 5 End



By                   : MoCha
Peringatan     : Male x Male, crack sangat, pendek, bahasa(sangat) agak kacau, typo
Tokoh             : the Gazette , Alice Nine, dan makhluk Visual Kei lainnya.
Rate                : PG 13+ #siapa aja boleh baca sebenarnya#
Disclaimer     : semua hanya milik Tuhan, saya pinjem aja namanya dan ubah-ubah karakter mereka sesuka saya XD
Pasangan       : Uruha X Reita, Kai x Ruki
<> 
<> 
Dua hari kemudian kota PSC heboh dengan pembaritaan bahwa Presdir Uruha sedang mencari pemilik noseband misterius yang sudah mencuri hatinya.
“Noseband?” kata Saga kaget membaca berita di koran.
“Apa mungkin Reita?” tanggap Tora.
“Nggak mungkin kemarin itu kan dia  papi hukum untuk menghabiskan kari. Lagipula mana mungkin dia punya undangan ke pesta?” terang Kai.
“Bener juga noseband kan sekarang lagi nge-trend tuh.” Tambah Tora.
“Hari ini dia mau mengunjungi orang-orang yang datang ke pestanya hari itu kata koran ini.” jelas Saga masih baca koran.
“Eh Reita, ntar lu habis ngepel beliin gue tisu satu pak. Biar Shou gigit tisu saja kalo ngambek nggak gigit kabel telpon lagi.” Perintah Tora sama adik tirinya.
“”Iya kak.: Reita hanya bisa pasra. Pasrah dengan perintah Tora dan pasrah menahan bau noseband alternatif yang dia bikin dari kain lap piring yang apeknya jangan ditanya.
Dia bersyukur walaupun begitu karena dengan hidungnya itu dia kemarin selamat dari rape-an Byou. Walau bete juga pasalnya Byou langsung nggak jadi nepsong ma Reita begitu melihat hidungnya yang nyungsep. Sampai Reita juga berpikir ‘Apa gue seburuk rupa itu?’
Tok... tok... tok...
Pintu kediaman mereka diketuk dengan segera Tora yang paling deket dengan pintu membukanya.
“Eh Uruha-san.” Kata Tora kaget setengah hidup melihat 2 makhluk berpaha sekseh berdiri di depan pintu rumahnya.
“Iya. Permisi, boleh ganggu sebentar uhm.... Tora-kun iya kan?” kata Uruha ramah.
“Lama juga boleh kok.” Kata Tora maksudnya ngegombal. ‘Huaaaah pahanya lebih montok dari Shou.’ Pikir Tora langsung nepsong.
“Silakan masuk.” Tora mempersilahkan kedua makhuk berpaha itu masuk.  Mereka pun disambut baik oleh Saga dan Pak Kai.
“Tujuan saya kesini. Saya mau meminta anak anda mencoba noseband yang saya temukan.” Ucap Uruha setelah dipersilakan duduk. Uruha pun memberi isyarat pada Leda untuk mneluarkan benda itu. Langsung saja ia menyuruh Tora memakainya. Tetapi setelah dicoba ternyata tidak pas. Kurang beberapa senti lagi agar bisa diikat dengan benar.
“ih!! Susah bener mengikatnya.” Protes Tora. “Leda-san boleh disambung selotip nggak biar muat?” tanya Tora dibales gelengan butler berpaha seksi itu.
Dan ketika dicoba oleh Saga..
“Ini noseband ngak fleksibel amat sih?” protes Saga karena hidungnya yang mancung sudah pasti tidak bisa muat.
“Ah tunggu bentar lagi ya Uruha-san. Hidung saya jadi mancung begini kalau habis maskeran(?).” alasan si Saga seenak pahanya Saga. *jadi ingat pas Saga masih demen pamer paha bareng Shou.*
paha paha paha XD

“Iya tunggu dulu biasanya Saga nggak semancung itu kok.” Jelas Ksi ngawur.
“Ini minumanya silakan diminum.” Ucap Reita yang tiba-tiba muncuk membawa minuman. Hal itu mwmbuat Kai melotot padanya dengan aura ingin membuang Reita ke tempatnya Byou atau Miyavi secara express.
“Eh kamu kayak pernah liat?” kata Uruha merasa kenal. “Kamu tinggal disini juga kan?” tanyanya lagi.
“Kamu cobain noseband ini juga ya?” pintanya pada Reita.
“Tapi dia kemarin tidak ke pesta Uruha-san.” Jelas Tora.
“Tapi aku merasa melihatnya. Jadi kamu harus nyoba juga.” kata Uruha tetap pada keinginannya.
“Eh tapi... tapi...” Reita mulai gugup karena dapat deathglare dari ayah dan kedua saudaranya.
“Udah cobaina aja apa susahnya sih!” paksa Leda. “Lagipula ini lebih keren dari nosebandmu itu.”
“Tapi....” Reita sebenarnya lebih khawatir kalau Uruha akan syok melihat hidungnya seperti Byou kemarin.
“Udah sini...” paksa si Leda yang karena tidak sabar langsung main kasar, menarik noseband Reita.
“Eh... maaf...” ucap Leda setelah melihat betapa mungil hidungnya Reita. Itu juga membuat orang-orang di sekitarnya menatap aneh ke arah hidungnya dan membuat Reita sedih. *kayaknya lebey amat ya*
‘Hiks... hiks... mami Ruki...” tangis Reita dalam hati.
“Udah biarin dia mencoba saja Led.” Suruh si  majikan kepada Leda. Dan saat Reita memasangnya. Noseband itu pas dan serasi dengan Reita.
“Jadi yang kemarin itu beneran kamu?” tanya Uruha merasa senang menemukan pujaan hatinya, mengesampingkan bentuk asli hidung Reita.
“Reita benar itu kamu?” tanya Kai, Tora, dan Saga.
“Iya itu aku.....” jawab Reita sambil menganggukkan kepala.
“Akhirnya aku menemukanmu!” kata Uruha senang dan langsung memeluk Reita. *jadi ingat lagunya NAFF hehehe*
“Eh kenapa nangis?” tanya Uruha cemas melihat Reita menangis. Sementara itu keempat orang lainnya hanya bisa terdiam dengan bebagai pikiran di otaknya masing-masing.
“Sekarang kamu tahu aku jelek. Kamu pasti nggak mau lagi sama aku. Hiks...” jelas Reita.
“Aku menyukaimu apa adanya...” ucap Uruha tulus.
“Benarkah?”
“Iya kamu baik dan jujur. Aku menyukaimu sejak pertama melihat kamu.” Tambah Uruha.
“I love you Reita.” Ucapnya dengan mantap.
“I love you too..” balas Reita dan mereka kembali berpelukan.
.
.
Uruha dan Reita akhirnya menikah seminggu kemudian. Sementara Saga dan Tora kembali ke pasangnanya masing-masing. Mereka juga meminta maaf kepada Reita atas sikap mereka selama ini.Kai yang akhirnya menyadari kesalahannya juga meminta maaf pada Reita dan Ruki pun merasa senang mereka berbaikan.
Malam itu etelah pernikahan Uruha dan Reita.
“Nee Uru-chan ku senang akhirnya bisa menjadi sememu.” Ucap Reita sambil baringan di kasur barunya yang empuk tidak seperti saat menjadi cinderellaboy.
“Eh seme? Siapa? Kamu???? Hahahahha.....”
“Kenapa tertawa?” tanya Reita sambil mengerucutkan bibirny sebal.
“Karena sudah jelas kan semenya itu aku.” Kata Uruha sambil beranjak dari sofa menghampiri ‘pengantinnya’.
“Tidak mungkin lah kamu itu bishie. Dimana-mana yang namanya bishie itu cocoknya jadi uke.” Jelas Reita sotoy.
“Benarkah?” tanya Uruha yang sudah duduk di samping Reita dan semakin mendekat.
“Hmmhmmm..” gumam Reita mengangguk sambil memejamkan matanya dengan yakin.
“Mari kita buktikan!” kata Uruha yang ternyata wajahnya hanya tinggal 3 senti dari wajah Reita . Reita dengan wajah memerah hanya bisa memelototkan matanya setelah menyadari betapa seberapa dekat Uruha dengannya.
Finish.

Nyuuuu.... gimana-gimana?
Alurnya kerasa kecepetan kan? *plak*
oke maaf inisebenarnya fanfic lawas yang baru dipublish. Diminta review nya ^_^

Senin, 19 Oktober 2015

Just my crazy dreams: Shou x Tora

Ini kemungkinan hanya sebatas khayalan saya. Sebenarnya udah lama juga liat ini video, tapi entah kenapa otak saya kemarin tiba-tiba geser lebih dari biasanya *mungkin* karena seteres soulmate saya gak sekolah ma saya lagi... T~T   *curhat mode*
Nah saya lihat video ini dari youtube sebagai hiburan yang akhirnya malah neu sebuah fanservis yang entah kenapa membuat bibir daku tak bisa untuk tidak senyum-senyum mulu... 
bagian yang bikin saya kesengsem saya screenshot sebagian di bawah ini:

Entahlah apa motif si Tora tiba-tiba lari ke Shou dengan tampang bete, setelah Shou dempet-dempet Hiroto
Apa pendapat anda?


Nah begitu dielus-elus mukanya si 'macan' jadi sumringah banget. Tuh kan mesam-mesem

Nah makin lebar seyum manis kakak saya *dibantai fans Tora*,
wah jangan-jangan mereka *o*   (Mocha mulai berFANTASY)
Tetapi entah mengapa saya merasa si Tora jadi agak kemayu melambai gitu...
Gimana menurut anda? Apakah hanya pikiran saya yg lagi kalut aja???

Yang dipikiran MoCha:
Tora : ih tangannya Shou genit deh~    *Moca benturin pala ke layar sambil cekikikan*



 Apakah otak saya mulai eror? karena dari sebagian besar fanfic yang telah saya jelajahi dan selami. dimana-mana pair yang populer tuh Tora x Saga dan Shou x Hiroto. Lha ini kenapa di otak saya Tora malah cucok bingit kalau dijadikan uke cantik dan kemayu untuk Shou. Hemmm entahlah bagaimana menurut anda? Pokoknya saya kesengsem sama adegan mereka mungkin jika tambah parah ini bisa melahirkan fanfic eror pula.
Sekian saja dulu. *jedotin pala ke layar sambil cekikikan lagi*


Selasa, 06 Oktober 2015

The GAZETTE fanfic ~~ REITA-rella part 4




By                   : MoCha
Peringatan     : Male x Male, crack, pendek, bahasa  agak sangat kacau
Tokoh             : the Gazette , Alice Nine, dan makhluk Visual Kei lainnya.
Rate                : PG 13 #siapa aja boleh baca sebenarnya#
Disclaimer     : semua hanya milik Tuhan, saya pinjem aja namanya dan ubah-ubah karakter mereka sesuka saya XD
Pasangan       : Uruha X Reita, Kai x Ruki

Rabu, 30 September 2015

The GAZETTE fanfic ~~ REITA-rella part 3


By                   : MoCha
Peringatan     : Male x Male, crack,
Tokoh             : the Gazette , Alice Nine, dan makhluk Visual Kei lainnya.
Rate                : PG 13 #siapa aja boleh baca sebenarnya#
Disclaimer     : semua hanya milik Tuhan, saya pinjem aja namanya dan ubah-ubah karakter mereka sesuka saya XD
Pasangan       : Uruha X Reita, Kai x Ruki
*
*

“Papi dengar kabar kalau anak pengusaha kaya, Yuu-san sedang mencari calon istri/ uke(?) nih. Jadi kalian harus datang ke pesta pokoknya.”
“Beneran pi? Tapi kata orang anaknya Yuu-san itu cantik, masa mau mencari uke? Pantesan nyari seme tuh.” Protes si Tora.
“Iya bener Saga pernah lihat di Tv cantik dan seksi banget orangnya. Saga aja sampe ngiri.” Tambah Saga.

Selasa, 29 September 2015

The GAZETTE fanfic ~~ REITA-rella part 2


By                   : MoCha
Peringatan     : Male x Male, crack,
Tokoh             : the Gazette , Alice Nine, dan makhluk Visual Kei lainnya.
Rate                : PG 13 #siapa aja boleh baca sebenarnya#
Disclaimer     : semua hanya milik Tuhan, saya pinjem aja namanya dan ubah-ubah karakter mereka sesuka saya XD
Pasangan       : Uruha X Reita, Kai x Ruki
~
~
Di tempat yang terlihat seperti sebuah mansion yang bisa dikatakan luar biasa megah. Terdapatlah seorang berambut blonde sedang memilih-milih baju yang pas untuk dipakainya hari ini ke kantor.
“Yang ini?! ngga deh...” ucapnya lalu melempar kemeja entah kemana.
“Yang ini lebih ngga lagi...” ucapnya membuat sebuah kemeja putih tergeletak di lantai.
“Definitely no...!!” satu pakaian teronggok lagi. Benar-benar Mr. perfect !!
“Leda ambilin yang lain.” Perintahnya kepada sang butler pribadinya yang tampaknya lebih pantas di bilang maid karena wajah cantiknya.
“Ini tuan Kouyou...” jawabnya sambil menyerahkan pakaian kepada sang majikan dengan tergopoh-tergopoh tajut dimarahi.
“Yah ampuuuun, kenapa bawa yang ini?” omelnya kepada si butler itu.
“Loh bukanya ini baju favoritnya boo-chan? Baju dan hotpens warna ungu ini?” ucap Leda dengan inocent. “modelnya juga bagus boo-chan.” Tambah si butler yang berwajah cantik mirip majikannya itu.
“Iya gua tahu itu favorit gue. Tapi masa iya mau rapat dengan klien pake hotpens?” ucap majikan cantik sebut saja mawar Uruha meledak-ledak.
“Tapi ini bagus lho tuan, beneran deh.” Kata Leda masih keukeuh.
“Iya gua tahu selera kita sama soal hotpant. Tapi gue lagi butuh yang lain! Ambilin sekarang!” perintahnya lagi.
“Iya boo-chan.”
“Uru-chan~ belum selesai siap-siapnya nih? Lama banget dandannya kayak cewek aja.” Kata seorang berbibir tak kalah seksi dari si Uruha.
“Papi cerewet suka-suka Uruha lah.” Jawab sang anak.
“Ini boo-chan bajunya.” Ucap Leda menghentikan pembicaraan anak dan ayah itu.
“Nah  ini baru bener . Ya sudah sana siapin mobil.” Pinta Uruha kepada butlernya itu.
“Uruha papi mau ngomong nih?” kata ayahnya membuka pembicaraan.
“Ya pi, ada apa?” tanya Uruha berbalik ke arah pria berambut hitam tadi sambil mengancingkan kemejanya.
“Kamu kan sudah kepala 3 nih. Kapanmau nikah? Keburu papi tua tahu. Temen papi udah pada gendong cucu tuh, papi juga pengen. Lagian ntar digosipin nggak laku gimana?” Jelas ayahnya itu panjang lebar.
“Kalo udah ketemu jodoh lah nikahnya. Uruha masih belum ngeh(?) nih.” Ucap Uruha masih sambil berdandan.
“Haduh papi nggak mau tahu. Kamu mesti cepetan nikah titik. Papi nggak peduli mau nikah sama wanita atau uke. Pokoknya papi nggak mau kamu jadi perjaka tua.”
“Yaaa~ tapi kan Uruha belum pengen.”
“Harus pengen dong!! Nanti pas peresmian cabang usaha kita yang baru kamu mesti nemuin pasangan buat kamu nikahin.” Perintah sang ayah.
“Kalau nggak, kamu mau nikah sama papi?” tanya sang ayah nepsong. Membuat Uruha cengo mendengar perkataan si ayah. ‘What the....?’ begitu kira-kira  batin Uruha.
The reverse side of beauty is dyed beloved filth.....
“Haaah.....?” ucap si anak dan ayah itu bersamaan karena  mendengar backsound yang ngepas banget sama keadaan mereka saat itu.
“Eh maaf tuan, HP saya bunyi heehehe.....” kata Leda yang tiba-tiba muncul.
“Oh ya tuan Aoi ditungguin sama tuan Hiroto di bawah.” Kata butler cantik itu.
“Oh baik, Uruha ingat dan pikirkan kata-kata papi tadi.” Ucap Aoi kemudian meninggalkan kamar anaknya.
“Mobilnya sudah siap kata bang Sujk.”
“Oke persiapan pesta buat minggu depan gimana?”
“Sudah clear tuan tinggal menyiapkan di hari H-nya.”
“Baguslah, bilang ayah aku pergi dulu.” Ucap Uruha lalu meninggalkan rumahnya.


...
Pendek banget, maaf besok aku tambahin
Beberapa hari yang penuh dengan acara kondangan, selamatan (maklum Japanese Javanese).
Oh ya? Daging idul adha kemarin udah habis belum, punya saya belum baru aja selesai masak kare dan abon nih. Jadi jangan heran kalau masih tercium bau bawang sama sapi, hehehhe

Selamat baca, jika ada yang review lebih baik ^_^b

Senin, 21 September 2015

Mikazuki by Sayuri ost Ranpo Kitan:Game of Laplace


koyoi mo zujou dewa kirei na mangetsu ga kirakira
shiawasesou ni sekai o terashiteiru
tou no watashi wa dekisokonai de doushiyoumonakute
yoake yume mite wa jibeta haizurimawatteru

Di langit malam ini, bulan purnama yang indah berkilau kembali
Menerangi dunia dengan gembiranya.
Sedangkan aku masih tak berguna, tak bisa apa-apa
Memimpikan fajar, hanya merayap berputar-putar di atas tanah


soredemo dareka ni mitsuketehoshikute
yozora miagete sakenderu
nigedashita naa nigedasenai
akarui mirai wa mienai nee
soredemo anata ni mitsuketehoshikute
chou no you ni maiagaru no
kakete tsubasa de tonda minikui hoshi no ko mikazuki

Meski begitu aku ingin seseorang menemukanku
Menatap langit kelam, aku menjerit
Aku ingin kabur, tapi tak ada jalan keluar
Masa depan cerah pun tak terbayang olehku
Tapi meski begitu aku ingin kau menemukanku

Seperti kupu-kupu yang menari di udara, 
Terbang dengan sayap-sayap koyak, aku bintang kecil burukrupa: bulan sabit 

koyoi mo zujou dewa kirei na mangetsu ga yurayura
dareka no ude ni dakarete nemutteiru
tou no watashi wa hitori no yoru ni oshitsubusrete wa
darenimo mienaiyoyami haizurimawatteru

Di langit malam ini, bulan purnama yang indah berayun kembali
Tertidur lelap dalam dekapan seseorang.
Sedangkan aku hancur tertindih malam-malam yang kuhabiskan seorang diri
Tak tampak oleh siapapun, hanya merayap berputar-putar dalam gelap malam.


soredemo daenimo maketakunakute
uchuu no sumi de mogaiteiru
oitsukitai ya, oikoshitai aa
yume ni mita you na sekai nee
soredemo dareka to kurabete bakka
mawari o mite wa tachidomatte
kaketa mono o sagashita sonna jibun o kaetai

Meski begitu aku tak ingin kalah dari siapapun
Aku bergelut sendirian di sudut angkasa
Ingin mengejar ingin melampaui
Dunia seperti yang kulihat dalam impian.
Tapi meski begitu aku selalu membanding-bandingkan
Melihat sekelilingku, lalu aku jadi terhenti
Ingin kuubah diriku yang hanya bisa melihat kekuranganku sendiri.

soredemo anata to onaji keshiki ga mata mitai kara
nakidashitakutemo nagedashitakutemo
akirametari wa dekinai
soredemo anata ni mitsukaru you ni
sanagi wa tsuyoku te o nabasu no
kaketa mono dakishimete negai o hanatsu yo mikazuki

Meski begitu aku ingin sekali lagi melihat hal yang sama denganmu
Wlau aku ingin kabur, walau aku ingin membuang segalanya
Aku tak bisa menyerah begitu saja.
Meski begitu, supaya bisa ditemukan olehmu
Kepompong ini merentangkan tangan sekuat tenaga
Memeluk kekurangan dirinya, memanjatkan permohonan: bulan baru


soredemo dareka ni mitsuketehoshikute
yozora miagete sakenderu
nakidashitai kedo nakidasanai
mou atomodori nado dekinai nee
soredemo anata ni mitsuketehoshikute
chou no you ni maiagaru no
kaketa tsubasa de tobu yo minikui hoshi no ko mikazuki
hikari o hanatta mikadzuki

Meski begitu aku ingin seorang menemukanku
Menatap langit kelam, aku menjerit
Aku ingin menangis, tapi aku tak bisa menangis,
Sudah tak lagi ada jalan untuk kembali.
Tapi meski begitu aku ingin kau menemukanku
Seperti kupu-kupu yang menari di udara,
Terbang dengan sayap-sayap koyak, aku bintang kecil yang buruk: bulan baru
bualn baru yang melepaskan sinarnya


koyoi mo zujou dewa kirei na mangetsu ga kirakira
tsugi wa kimi no ban dato waratteiru

Di langit malam ini, bulan purnama yang indah berkilau kembali
Dengan tawa mengejek ia berkata,"Berikutnya giliranmu."

Sumber
Download mp3 





Selasa, 15 September 2015

Diary Life

AFRAID
15.9.2015
_.._..._.._


Sorrow can’t tell what I’ve feel
Darkness didn’t picturing my heart
In the maze of the days I walk

That beautiful face,
silent is deserve act I’ve did
my voice caugh in throat

Calm behave,
just one ask  would be a chaos
I just do my best for you

The happiness
the tears would made you laugh
hidden my tears is fine

Lonely,
missing,
distracted,
sorrow,
like vicious circle

I wanna scream

have been stuck in the distress land
I love you thought

[[ write in depresion time, miss you my {true} mom ]]








Rabu, 09 September 2015

September Again

September..... oh September
kenapa cepat sekali datang

yah hari ini lagi milad nih aku
hueeeeeeee tambah tuir deh saya TT_TT
 mana saya sedang patah hati gegara teman-teman udah pada sidang saya belum
Tuhan, Ya Allah rasanya menyakitkan!!
Aku juga mau sidang skipsi secepatnya, lalu wisuda dan segera menggapai cita-cita sesuai yang aku inginkan
di milad aku yang ke-23 kalinya ini aku mau make wish biar bisa cepet dapet tujuan hidup dan jadi anak yang sholehah. Amin...
Oh ya ada lagi pengen ketemu, bicara2, kencan(?), menikah(?) *dirajam fansnya* dengan Saga bassist-nya Alice Nine, amiin....

i just want u as my birthday present *w*

Huaaa,, tiba-tiba lampu nyala ampun, mataku ga kuat...

Ah ya kalo umurku bertambah berarti umurnya Tora (Alice Nine) juga tambah donk bentar lagi?
Ok gitu aja celotehan aku hari ini, ^_^



Senin, 10 Agustus 2015

My Prey




Genre              :  Fanfic humor (niatnya), ficlet.
Warning      : Membaca ini dapat menyebabkan mual-mual, sakit perut, sakit jantung, gangguan kejiwaan akut
Author            : MoCha
Cast                 : Alice Nine dan the GazettE
Rate                 : PG 13
Disclaimer     : semua hanya milik Tuhan, saya hanya pinjam nama jadi kemungkinan OOC sekali, tidak berniat menistakan tapi entah kenapa malah jadi seperti ini
Summary        : dikehidupan binatang itu adanya berburu atau diburu  (?)
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
Hari ini matahari bersinar cerah seperti biasanya. Bunga-bunga matahari di depan sebuah remah Jepang tradisional bermekaran dengan indahnya. Reumputan dan bebatuan dipekarangan tampak basah tersiram air.