Minggu, 21 Desember 2014

Fanfic Drabbel2 -- Alice Nine and the Gazette



Pair: randomly XD

Rumah hantu
Summary: bagaimana jika mereka lagi main di rumah yang berhantu?

Part 1
 “Iiihh serem nih Ru-chan kenapa sih ngajak mainnya kesini?” rengek pria  manis GinCi (gigi kelinci) yang mengeratkan genggaman tangannya pada pria mungil di sampingnya.
“tau deh sih author tuh nyang nyuruh.... mana ngilang lagi habis masuk tadi.” Gerutu Ruki yang matanya sedang pasang radar takutnya ke segala penjuru.
Glodakkk...
“uuaaaaawwwhhhhh.....” teriak si ginci alias pokalisnya Alice Nine ntuh ngeri tutup mata.
“.....” Ruki malah diam spechless liat penampakan di depannya dengan mata terbuka (melotot).  Di depannya tampak makhluk awut2an dengan pakaian compang camping hitem dan muka ancur.
“Gyaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhh....” teriak Ruki tiba-tiba lalu lari balik kanan dengan Shou yang masih nempel ke badannya.
Ngiiiiinggnnnnnnnnnngg.... telinga hantu tak berdosa itu hanya bisa berdeging menerima lengkingan suara ultrasonicnya Ruki (lebey). Shou ndak apa2 karena udah siap2 pasang pengaman.
“telingakuuhhh...” rengek makhluk itu sambil niupin kuping yang jadi korban death voicenya Ruki.
.

.
.
Part 2
“Huuuuaaaaaaaaaa...... kenapa musti kepisah sih ama temen2....??? Hueee emaaaaaakkk.... anakmu ilang.... Mogu-chaaan .... ayah tersesat..” rengek seorang makhluk yang sedang berjalan sendirian.
“mana serem lagi sepi... tega banget sih ninggalin anak kecil sendirian dasar senpai2 geblek hikss....” isaknya melas. Menusuri satu per satu lorong berharap menemukan kawanannya #plak teman-temannya.
“huaaaaaaaaaa.... a- a- ampuun.... ampuni saya?!” pintanya merem dan bertekuk lutut di hadapan makhluk tinggi nan kurus di depannya.
“Saya belum kawin jangan makan saya?! Pliisshhh makan aja Ruki senpai ato Nao lebih banyak dagingnya....” bujuknya pada makhluk yang sedang tersenyum di depannya. Namun makhluk itu malah menyentuh dan menariknya.
“Saya mohon... jangan rusak muka imuuuut saya inih.. saya gak mau mukanya jadi serem kayak situ...” kata Hiropon masih sempet narsis.
Pletak... tiba2 geplakan mendarat di jidatnya.
“Iiiittaaaaaaai....” rengeknya si mungil itu
“Gigi lu tuh yang serem....” omel makhluk itu yang suaranya cukup familiar di telinga Hiroto.
“Eh A- Aoi senpai?” tanya Hiroto melekin matanya lebar-lebar.
“Iya dudul mang sapa lagi..?” katanya pria yang ternyata senpainya yang juga terpisah rombongan.
“Owhhh kirain genderuwo dari Indo... mukanya serem sih..” ucap Pon innocent langsung dapet jitakan lagi.
.
.
Part 3
Seorang makhluk indah sedang monyong2in bibirnya nan sekushi sambil lirik2 sebel ke arah sebelahnya di mana kawannya berada. Namun makhluk cantik di sampingnya itu juga pasang muka nggak kalah bete dari si blonde honey tadi.
“Iiih si Pon pake ngilang lagi jadi berdu’an aja ma nih okama...” oceh si blonde honey tadi sambil lirik2 bete.
“Whuaaat OKAMA???? Situ ndiri tu yang BENCONG!!! Dasar muka dempulan!!!” oceh makhluk yang juga pirang itu. Langsung saja di slap sama blonde yang lebih tinggi badannya ituh.
“Sok idih lu paha kering aja di pamerin!!! Tulang doang gak ada hot-hotnya!! Paha gue nih montok+mulus....” ucap  makhluk cantik itu mencak-mencak pada kouhainya.
“alah dasar bebek? Biar lu bilang keringlah cekinglah tapi ayang Tora demen tuh...” omel makhluk itu menambah kemurkaan si Uruha.
“Heeh sejak kapan tuh Tora suka ma lu? Yang ada dia demennya tuh ama gue yang lebih sekushi dari elu....”ocehnya lagi.
“Grawwwwhh....” geraman sesosok makhluk menyeramkan dengan rambut panjang tak beraturan. Muka tertutup masker berdarah2 dengan mata putih pucat dengan sedikit bercak kemerahan. Bersama sebuah gunting karatan tapi tajam(?) di tangannya.
“HEEEHHH DIEM LU.....!!” bentak dua makhluk yang mengaku sekushi tadi pada makhluk mengerikan itu.
“Sini pinjem gunting....” kata si Uruha langsung ngambil gunting tu makhluk. “Niiih liat paha gue lebih montok ... inget M-O-N-T-O-K....” rapal Uruha setelah memotong celana denimnya demi pamer paha kepada bassist Alice Nine itu.
“Sinih liat nih perut gue lebih slim lebih putih dari elu....” tantang Saga yang ikut2an motong T-shirt nya di bawah dada..
“Graaaahhh....guuuuuntiiiing... .” geram makhluk halus itu lagi.
“DIIIH DIBILANGIN DIEMM......” omel Uruha  membentak makhluk kuchisake onna itu.
“IYA NIH GANGGU AJA SONOOOO....” bentak Saga sambil ndorong tuh makhluk ke ruang di sebelahnya dan mengunci pintunya. “Nah beres ayo lanjut...” kata Saga kemudian.
“Cih gue dikacangin duo lekong....!!” gerutu si kuchisake-onna yang di kunci  dalem WC.
.
.
Part 4
“Ehhmmm sepi banget ya? Gelap lagi..” ucap seorang makhluk berpipi tembem kepada temannya.
“iya teman-teman kemana ya? Malah sinyal nggak ada juga.” kata temannya.
“Kai nyalain senter pake HP  dong biar nggak gelap.” Usul si chubby itu lagi.
“Eh iya ...” balasnya pria di sebelahnya tadi.
“Haaahh??? Tempat apa ini??” si gembul #Plak maksud saya si chubby terkaget-kaget setelah melihat keadaan di tempatnya berpijak.
“Kayaknya ini kamar anak-anak deh tuh mainannya banyak.” Jawab si Kai mulai menjelajah tempat remang yang hanya di terangi senternya itu. Tempat itu terdapat kamar tidur dan di setiap sudutnya penuh dengan mainan, mulai dari boneka, mobil2an, mainan yang keluar musiknya itu, rumah2an dan lainnya. Pokoknya lengkap deh selengkap toko boneka tapi tampak usang itu saja bedanya.
“ Naoooo-chaan liat sini deh..” teriak Kai tiba-tiba pada Nao yang sedang sibuk sendiri di pojok ruang lainnya yang lebih gelap.
“Iya? Ada apa Kai?” jawabnya.
“Lihat ini mirip kamu ya?” kata Kai nunjukkin boneka winnie the pooh.
“Hehehehe iya juga ya?” sambil megangin pipi dan perutnya. Kemudian kembali melihat ke arah sebelumnya dan tampak berbisik-bisik.
“Kamu ngapain sih Nao-chan?” tanya Kai heran dan menghampiri kawannya yang chubby itu.
“Ini Kai, adek ini ngajak main masak-masakan. Aku kan hobinya makan bukan masak Kai, jadi gimana?” ucap Nao inocent sambil nunjuk makhluk kecil nan pucat dengan mata yang sehitam malam tanpa sedikitpun warna lain dimatanya.
“Oh ayo main sama onii-chan aja kalau masak-masakan. Ntar biar Nao-nii yang nyobain.” Kata Kai sambil tersenyum dimple pada anak serem itu. Nao pun mengangguk menyetujui dan tersenyum dengan mata sipitnya. Lalu mereka bertiga pun duduk bersama dan mulai bermain layaknya anak-anak SD bermain bersama.
.
.
Part 5
“Reii...? Reii...? bangun Rei? Pesek bangun dong...” panggil cowok setinggi tiang listrik nan berparas tampan.
“Ungghhh.... Ooh Toraa...”  gumamnya Rei setengah tersadar setengah belum.
“Ugyaaaaaaaaaaaa............... MAHO LUUUU....”  teriak Reita setalah sadar dari pingsannya dan kaget karena wajahnya dekat sekali dengan wajah Tora.  Reita langsung nampol Tora yang sedang gendong dia dengan gaya bridal style.
“awdoowhhh...” teriak keduanya bersamaan. Tora kesakitan kepalanya ditampol sedangkan Reita bokongnya harus berciuman dengan lantai di bawahnya  karena Tora ngelepasin gendongannya.
“Pesek ditolongin bukan terima kasih malah menganiaya...!!!” omel Tora sambil mukul balik.
“Ya maap kan kaget mukanya deket banget.” Balas Reita seenaknya,
“Lagian cemen banget sih liat hantu langsung pingsan, Kalau takut lari dong?!” Tora masih mengomeli temannya itu layaknya bapak-bapak yang anaknya mbolos sekolah.
“kan refleks Tor.” Ujar Reita masih seenak hidungnya.
“bang vampiiiiiiiirrrr.......... i loph yuuuu......... ” teriak cewek-cewek yang mengejar kedua makhluk tadi. Salah!! Maksudnya mengejar Tora.
Reita serta merta langsung membatu lagi, jantungnya berdetak tidak karuan, keringat dingin mulai membanjiri tubuhnya yang gemetaran. Kemudian tanpa aba-aba tubuhnya limbung lagi dan jatuh pingsan.
“Yaelah tu dedemit maksa banget sih!!! Haaahh ini juga, ahhh.... ogah gendongin lu lagi..” ujar Tora mulai melangkahkan kaki untuk kabur. Soalnya cewek-cewek yang mengejar Tora itu adalah Mbak Kunti, Mbak Sadako, Mbak Kuchisake-onna, Suster ngesot, Teke-teke dan makhluk astral cewek lainnya. Tetapi baru melangkah 2 meter Tora balik lagi buat ngangkat tubuh Reita yang lemas tak berdaya. Kemudian menjalankan aksi kabur dari kejaran fans dari dunia lain.
.
.
.
Dari kejauhan author memandangi kesepuluh makhluk itu bersama Sebastian Michaelis sambil makan kacang goreng dan mesra2an.
End.

2 komentar:

  1. ffnya lucuu ahahha aduh akang tora ku ituu fansnya ternyata gacuma di dunia aja tapi sampe dunia lain juga banyak yg kecantol ama akang toraa kuwhh xD

    betewe beteweee endingnya kok ga enak ya
    "bersama sebastian michaelis sambil mesra - mesraan"
    gini ya toorr tolong jangan ambil tunangan orangg .. #nunjukincincin #tariksebastian

    BalasHapus
    Balasan
    1. wuoooh Sebby-chan selingkuhin aku!??????
      T_T
      #mewek di pelukan ruki#

      Hapus