Genre : humor, parody
Warning : crack,
sifat didasarkan golongan darah masing2 jadi terkesan sedikit (sangat) maksa,
drable, AU
Pair : ga
tau pokoknya isinya anak Alice Nine dan the Gazette
Disclaimer : kalau punya
kantong Doraemon akan kubuat mereka semua jadi milikku XD
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
= = = =
~Ketika Kalau
Sedang Belajar~
Disini mereka
berstatus anak-anak sekolah di SMA PSC. Ceritanya mereka sedang bersiap untuk
menghadapi ujian kenaikan kelas dan mereka tinggalnya di asrama. Mari kita
lihat mereka...
“Oh begini
caranya? yup oke .... ini bisa!! Yang selanjutnya?!” ucap seorang pria manis
dengan mantap.
“tiga x kuadrat
ditambah 6 x dikurang 9 jika difaktorkan adalah... Ehh... tadi gimana yah
caranya?” gumamnya tiba-tiba.
“Naooo..... ini
caranya bagaimana?” teriaknya kepada temannya yang sedang belajar di dekatnya
sambil tutup kuping.
“Naooo aku lupa
lagi..” rengeknya kepada si chubby yang tampak kesal itu.
“Gunain rumus
abc di halaman 91 Shou..” teriaknya Nao membuat teman sekaligus leader Alice
Nine yang baru itu diam.
“Sankyuu.. yups
oke halaman 91... Jadi b plus minus akar.....” ucapnya lagi sambil
mencoret-coret bukunya dengan semangat.
‘berisik banget
sih... pindah ah..’ pikir Nao sambil membereskan buku-bukunya menjauh
meninggalkan kamarnya dan Shou.
“Wahhh *o*
suara Shou tetap keren ya walau tidak
sedang nyanyi?!” gumam cowok bergigi kelinci yang berjalan di koridor menuju ke
kamar Shou untuk belajar bersama.
Note : Shou
bergolongan darah O. Dimana para golongan darah O adalah tipikal orang yang
tidak bisa diam ketika sedang belajar alias suka membaca/merapal apa yang
sedang dipelajarinya.
.
.
“Apaan ini
kuadrat? Difaktorkan? Ah kagak tau.. siapa sih yang bikin rumus nggak jelas
gini?” gerutu seorang pria berpipi chubby dengan mata ala panda sedang membolak
balik buku matematika di meja belajarnya.
Tok.. tok..
tokk..
“Siapa?” tanya
Ruki kepada seseorang yang mengetuk pintu.
“Naoyuki..”
jawab Nao yang kabur ke kamar Ruki karena dilihatnya kamar Ruki masih terang
jadi dia berpikir untuk belajar bersama dengan Ruki.
“Oh masuk saja
Nao..” ucapnya Ruki sambil menutup bukunya dan mengambil gitar akustik merah
miliknya. Dia pun mulai bernyanyi sedangkan Nao langsung masuk ke dalam kamar
Ruki yang sangat rapi.
“Aku belajar
disini ya?” pinta Nao.
“Boleh saja...”
selanya sembari terus bermain gitar dengan penuh semangat dan bersenandung
lebih keras sesekali.
“Ruki nggak
belajar?” tanya Nao kepada pemilik kamar.
“Nggak suka
matematika lebih asyik nyanyi..” jelasnya kemudian mulai melakukan jurus
andalannya. SCREAM.
‘kayaknya salah
kamar deh T_T’ pikir Nao menderita dan mulai membereskan buku-bukunya lagi dan
pamitan kepada Ruki.
Note : Ruki
bergolongan darah B. Biasanya mereka tidak mau belajar yang tidak mereka sukai
dan lebih senang melakukan kegiatan yang mereka sukai.
.
.
“Daikon-san aku
belajar disini ya?” ucap Nao sambil membuka pintu kamarnya Saga. Dari koridor
kamar Saga juga terlihat masih terang jadi Nao pikir pasti Saga atau Hiroto masih
belajar.
“Saga... Hiroto
kemana kok tidak ada?” tanya Nao sambil membuka bukunya dan duduk di kasurnya
Saga. Sementara Saga duduk di meja belajarnya yang berada di antara tempat
tidurnya dan tempat tidur Hiroto, menghadap ke jendela yang menampakkan
pemandangan malam di SMA PSC.
“Sagaaa.. kamu
kenapa sih.?” rengek Nao tidak mendapat jawaban dari Saga sedikitpun.
“Saga...”
panggil Nao mendekati Saga yang duduk menyandar di kursinya hanya dengan kaus
hitam dan celana boxer. ‘dasar Saga mentang-mentang seksi...’ pikir Nao sedikit
iri pada temannya itu.
“Huuff hihihik...
Saga hihihi...” panggil Nao sambil terkikik melihat Saga tertidur dengan posisi
duduk tegap menghadap buku matematika yang terbuka.
“bisa-bisanya
kau tertidur dengan posisi seperti ini? Pintu kamar tidak terkunci pula...
Bagaimana kalo para penggemarmu masuk...” ucap Nao sambil geleng-geleng kepala
tidak habis pikir dengan sifat temannya itu.
Note : Saga
bergolongan darah AB. Musuh utama para pemilik golongan darah AB adalah rasa
mengantuk mereka. Biasanya mereka suka tidur dimana saja mereka memerlukan
tidur.
.
.
“Dasar
Saga-sama...” gumam Nao, diapun memapah tubuh Saga ke tempat tidurnya.
Membaringkan
tubuh kurus Saga dan menyelimuti pria itu sampai lehernya. Lalu kembali
berjalan ke arah meja belajar Saga.
“Akhirnya bisa
belajar dengan tenang..” ucap Nao lega. Diapun mulai belajar dengan baik dan
benar sesuai dengan keinginannya.
Note : Nao adalah
bergolongan darah A mereka cenderung membutuhkan ketenangan saat belajar.
Mereka tidak terlalu suka belajar dalam keadaan berisik.
Comment: jadi ingat
temanku yang dengan santainya tidur di dalam kelas padahal duduknya kita paling
depan.. XD
Tidak ada komentar:
Posting Komentar