Selasa, 20 Januari 2015

Fanfics Drabble ~ Golongan Darah seri 2

Genre              : humor, parody
Warning           : crack, sifat didasarkan golongan darah masing2 jadi terkesan sedikit (sangat) maksa, drable, AU
Pair                  : ga tau pokoknya isinya anak Alice Nine dan the Gazette
Disclaimer       : kalau punya kantong Doraemon akan kubuat mereka semua jadi milikku XD

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
~Ketika Kalau Sedang Belajar~
Disini mereka berstatus anak-anak sekolah di SMA PSC. Ceritanya mereka sedang bersiap untuk menghadapi ujian kenaikan kelas dan mereka tinggalnya di asrama. Mari kita lihat mereka...
“Oh begini caranya? yup oke .... ini bisa!! Yang selanjutnya?!” ucap seorang pria manis dengan mantap.
“tiga x kuadrat ditambah 6 x dikurang 9 jika difaktorkan adalah... Ehh... tadi gimana yah caranya?” gumamnya tiba-tiba.
“Naooo..... ini caranya bagaimana?” teriaknya kepada temannya yang sedang belajar di dekatnya sambil tutup kuping.
“Naooo aku lupa lagi..” rengeknya kepada si chubby yang tampak kesal itu.
“Gunain rumus abc di halaman 91 Shou..” teriaknya Nao membuat teman sekaligus leader Alice Nine yang baru itu diam.
“Sankyuu.. yups oke halaman 91... Jadi b plus minus akar.....” ucapnya lagi sambil mencoret-coret bukunya dengan semangat.
‘berisik banget sih... pindah ah..’ pikir Nao sambil membereskan buku-bukunya menjauh meninggalkan kamarnya dan Shou.
“Wahhh *o* suara Shou  tetap keren ya walau tidak sedang nyanyi?!” gumam cowok bergigi kelinci yang berjalan di koridor menuju ke kamar Shou untuk belajar bersama.
Note : Shou bergolongan darah O. Dimana para golongan darah O adalah tipikal orang yang tidak bisa diam ketika sedang belajar alias suka membaca/merapal apa yang sedang dipelajarinya.
.
.
“Apaan ini kuadrat? Difaktorkan? Ah kagak tau.. siapa sih yang bikin rumus nggak jelas gini?” gerutu seorang pria berpipi chubby dengan mata ala panda sedang membolak balik buku matematika di meja belajarnya.
Tok.. tok.. tokk..
“Siapa?” tanya Ruki kepada seseorang yang mengetuk pintu.
“Naoyuki..” jawab Nao yang kabur ke kamar Ruki karena dilihatnya kamar Ruki masih terang jadi dia berpikir untuk belajar bersama dengan Ruki.
“Oh masuk saja Nao..” ucapnya Ruki sambil menutup bukunya dan mengambil gitar akustik merah miliknya. Dia pun mulai bernyanyi sedangkan Nao langsung masuk ke dalam kamar Ruki yang sangat rapi.
“Aku belajar disini ya?” pinta Nao.
“Boleh saja...” selanya sembari terus bermain gitar dengan penuh semangat dan bersenandung lebih keras sesekali.
“Ruki nggak belajar?” tanya Nao kepada pemilik kamar.
“Nggak suka matematika lebih asyik nyanyi..” jelasnya kemudian mulai melakukan jurus andalannya. SCREAM.
‘kayaknya salah kamar deh T_T’ pikir Nao menderita dan mulai membereskan buku-bukunya lagi dan pamitan kepada Ruki.
Note : Ruki bergolongan darah B. Biasanya mereka tidak mau belajar yang tidak mereka sukai dan lebih senang melakukan kegiatan yang mereka sukai.
.
.
“Daikon-san aku belajar disini ya?” ucap Nao sambil membuka pintu kamarnya Saga. Dari koridor kamar Saga juga terlihat masih terang jadi Nao pikir pasti Saga atau Hiroto masih belajar.
“Saga... Hiroto kemana kok tidak ada?” tanya Nao sambil membuka bukunya dan duduk di kasurnya Saga. Sementara Saga duduk di meja belajarnya yang berada di antara tempat tidurnya dan tempat tidur Hiroto, menghadap ke jendela yang menampakkan pemandangan malam di SMA PSC.
“Sagaaa.. kamu kenapa sih.?” rengek Nao tidak mendapat jawaban dari Saga sedikitpun.
“Saga...” panggil Nao mendekati Saga yang duduk menyandar di kursinya hanya dengan kaus hitam dan celana boxer. ‘dasar Saga mentang-mentang seksi...’ pikir Nao sedikit iri pada temannya itu.
“Huuff hihihik... Saga hihihi...” panggil Nao sambil terkikik melihat Saga tertidur dengan posisi duduk tegap menghadap buku matematika yang terbuka.
“bisa-bisanya kau tertidur dengan posisi seperti ini? Pintu kamar tidak terkunci pula... Bagaimana kalo para penggemarmu masuk...” ucap Nao sambil geleng-geleng kepala tidak habis pikir dengan sifat temannya itu.
Note : Saga bergolongan darah AB. Musuh utama para pemilik golongan darah AB adalah rasa mengantuk mereka. Biasanya mereka suka tidur dimana saja mereka memerlukan tidur.
.
.
“Dasar Saga-sama...” gumam Nao, diapun memapah tubuh Saga ke tempat tidurnya.
Membaringkan tubuh kurus Saga dan menyelimuti pria itu sampai lehernya. Lalu kembali berjalan ke arah meja belajar Saga.
“Akhirnya bisa belajar dengan tenang..” ucap Nao lega. Diapun mulai belajar dengan baik dan benar sesuai dengan keinginannya.
Note : Nao adalah bergolongan darah A mereka cenderung membutuhkan ketenangan saat belajar. Mereka tidak terlalu suka belajar dalam keadaan berisik.


Comment: jadi ingat temanku yang dengan santainya tidur di dalam kelas padahal duduknya kita paling depan.. XD

Tidak ada komentar:

Posting Komentar