Jumat, 06 Februari 2015

DISLIKE CUCUMBER- - - Crack Fanfics

sebuah fanfics gila tentang Alice Nine ^-^
= = = = = = = = = = = =
Tidak hanya anak-anak saja yang tidak menyukai sayur banyak pula orang dewasa yang tidak menyukai sayuran. Bahkan para artis j-rocker pun juga ada yang tidak menyukai sayuran. Seperti misalnya Shou vokalist tampan sekaligus cantik miliknya band Alice Nine, ia tidak menyukai mentimun. Well, alasannya sih simpel katanya mentimun itu menjijikkan. Bingungkan? Mentimun segar begitu kok bisa menjijikkan.
Jadi pada suatu hari Shou selesai latihan dengan bandnya dan berniat untuk pulang bersama teman-teman sebandnya. Namun karena suatu alasan dia harus tinggal lebih lama. Selesai dari urusannya itu diapun bergegas menyusul teman-temannya ke apartemen Hiroto, mereka berencana merayakan ulang tahun Mogu.

Hingga tiba-tiba ia mendengar suatu suara aneh yang menimbulkan rasa ingin tahunya. Suara itu tidak terlalu keras namun masih terdengar. Dia mencoba mencari tahu sumber suara itu dan memutuskan untuk membelok ke lorong yang cukup sepi di gedungnya PSC. Ia mengintip di sebuah ruangan yang pintunya sedikit terbuka yang mana diyakini si blonde berlips-piercing itu sebagai tempat berasalnya suara.
“Ahhh..... uhmnnn... Rei....” suara desahan –desahan terdengar dari suara yang cukup dikenalinya.
“Ruki...??” gumannya berbisik kepada diri sendiri. Dilihatnya pria berambut blonde mungil sedang duduk di sebuah sofa berwarna gelap dengan wajah penuh peluh. Matanya tampak terpejam dengan nikmat sambil mendesah.
“Yeah.. terus begitu Ruchaan... ooh...” ucap pria lain berambut sewarna dengan Ruki namun dibuat ala rambut burung parkit. Pria itu berlutut di depan Ruki sambil memegang sesuatu ditangannya.
“Oh Rei... Reita....aarrrggghhh...” jerit si chibi blonde itu dengan tiba-tiba.
“bagaimana sayur tidak buruk kan?” tanya Reita kepada makhluk mungil yang terengah-engah itu. Kemudian dia menjilat cairan yang melumuri benda berwarna hijau yang dicabut dari tubuh Ruki. Reita tampak tidak peduli kalaupun benda itu kotor. Sepasang mata melihat adegan itu dengan jelas tanpa mereka sadari. Shou merasa dadanya berdegup kencang.
“Oh My Gackt....aku lihat adegan...” bisik Shou lagi, kali ini ditambah wajahnya yang memerah akibat dari scene dihadapannya yang tidak pantas ditonton anak dibawah umur seperti Hiroto. Juga tidak boleh ditiru anak TK seperti Keiyuu misalnya, sebenarnya Ruki juga termasuk sih. Tetapi...
“Ah gomen nasai Ruki dan Reita...” bisik Shou tiba-tiba sambil membungkuk dan kemudian lari secepat mungkin menjauh dari ruangan itu.

“Aah Shou akhirnya datang juga...” sapa Hiroto yang sedang membawa nampan minuman dengan hati-hati ke ruang tamu.
“Iya kemana saja sih?” tanya Saga yang sedang bermain dengan yang berulang tahun, Mogu.
“Gomen tadi ada urusan dengan manajer.” Jelas Shou lalu duduk di sebelah Tora yang sedang asyik menatap layar PSP miliknya.
“Kamu lama banget sih, aku baru saja membuat salad mentimun Shou..” sapa drummer chubby mereka dengan riang seperti biasanya.
“Haaahhh jangan mentimun...” jerit Shou dengan tiba-tiba membuat semua mata tertuju padanya.
“Memang kenapa Shou?” tanya Hiroto ingin tahu.
“Ah itu.. Mentimun itu...” ucap Shou malah blushing teringat live action yang baru saja ditontonnya.
“mentimun kenapa?” tanya Saga ikut penasaran sambil memeluk Mogu dengan sebelah tangannya untuk meraih minuman di meja.
“Mirip d**** ya?” ucap Tora dengan naifnya langsung membuat teman-temannya tertawa minus Shou yang malah bertambah blushing.
“Benar ya?” tanya Saga sambil menjilat pinggiran gelas yang baru diminumnya bermaksud menggoda.
“Bukaaaan...” jerit Shou lagi menahan malu. “hanya saja rasanya menjijikkan...” hanya itu yang terpikir oleh Shou saat itu.
“Ohh...” ucap keempat temannya sambil mengangguk-angguk.
“Tidak apa-apa Saga tadi membuat spagetti kok..” jelas Hiroto.
“Tapi asiiiin...” ucap si imut Nao sambil meletin lidahnya.
“Tanda kalau Saga kebelet nikah tuh..” celetuk Tora kembali fokus ke PSP miliknya.
“Iya.. begitulah...” ucap Saga sambil meringis dan menatap Nao dengan seduktif. Sedangkan yang ditatap sembunyi di balik Shou yang masih salah tingkah gara-gara teringat live action Reituki.
“Jangan macam-macam!!” kata Tora dengan aura-aura gelap melihat perlakuan Saga pada Nao. Saga membalasnya dengan deathglare.
“Duuh, daripada rebutan mending threesome-an aja sana..” ucap Hiroto dengan polos meraih Mogu kepangkuannya. Membuat Tora dan Saga langsung diam dengan tampang  berpikir, kemudian hampir bersamaan keduanya menyeringai pada Nao yang semakin sembunyi.
“Nee Happy birthday ya Mogu-chan..” ucap Shou lirih mencoba untuk menutupi tampang groginya. Begitulah kira-kira awal mula Shou tidak menyukai sayur yang bernama mentimun.
Owari.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar