By : MoCha
Peringatan :
Male x Male, crack,
Tokoh :
the Gazette , Alice Nine, dan makhluk Visual Kei lainnya.
Rate :
PG 13 #siapa aja boleh baca sebenarnya#
Disclaimer :
semua hanya milik Tuhan, saya pinjem aja namanya dan ubah-ubah karakter mereka
sesuka saya XD
Pasangan :
Uruha X Reita, Kai x Ruki
*
*
“Papi dengar kabar kalau anak pengusaha kaya, Yuu-san sedang
mencari calon istri/ uke(?) nih. Jadi kalian harus datang ke pesta pokoknya.”
“Beneran pi? Tapi kata orang anaknya Yuu-san itu cantik, masa mau
mencari uke? Pantesan nyari seme tuh.” Protes si Tora.
“Iya bener Saga pernah lihat di Tv cantik dan seksi banget
orangnya. Saga aja sampe ngiri.” Tambah Saga.
“Ya yang penting kalian bisa merebut hatinya. Masalah nanti kalian
mau jadi uke/seme itu tergantung usaha
kalian.” Ucap tuan Kai menggebu-gebu.
“Tpi kan pi... Saga sudah punya pacar. Imut banget deh pi, yang
waktu itu Saga kenalin ke papi.”jelas Saga yang tak mau pisah dari Nao.
“Tora juga lagi dekat sama Shou, nak tetangga sebelah itu.”ujar si
Tora.
“Nggak ada tapi-tapi an, awas kalo nggak dateng uang jajan papi
pangkas.” Ancam Kai kepada 2 anak tirinya yang rupawan itu.
#Nah keadaan yang benar kan mestinya yang dibully anak tirinya tuh.
Hehehe
“Wah mau ada pesta ya?” ternyata Reita menyimak pembicaraan mereka
sambil menyuapi(?) kucingnya Tora.
“Lu nggak boleh ikut.” Kata ketiga pria tadi bersamaan kepada Reita.
“Hiks.........hiks..hikss..”Reita terisak-isak karena bentakan ayah
dan saudara-saudara tirinya. #kok aku nggak bisa bayangin ya Reit cengeng XD
\*o*/
\*o*/
\*o*/
Hari pesta berlangsung telah tiba, Saga, Tora dan Kai telah pergi
ke pesta itu tanpa si Reita. Sekarang Reita sedang disuruh menghabiskan masakan
Kai yang menurut Reita rasanya enggak banget. Kalau tidak habis dia bakal
disuruh jadi maidnya si Meev teman ayahnya yang sudah tersohor kehentaian dan
kegilaannya walau mukanya oke juga.
“Duh Keiji biasanya kalau di cerita Cinderella bakal muncul ibu
peri yang akan menlong nih.Kok udah jam segini nggak muncul-muncul juga ibu
perinya...?” curhat Reita kepada burung parkitnya.
“Uuggh.. malah masakan papi enggak banget. Kenapa nggak disuruh
menghabiskan kitkat satu kontainer aja? Reita rela banget kalo hukumannya
begitu.” Reita mengandai-andai sambil duduk di teras.
“Itu sih namanya bukan hukuman tapi hadiah Rei.” Tanggap sebuah
suara lagi.
“Eh ibu peri kah?” tanya Reita makin ngawur.
“Iya ini gue ibu(?) peri Keiyuu yang unyu yang bakal ngasih lu 3
permintaan hanya dengan uang muka 3 juta dan bunga 150%.” Kata makhluk mini di
sampingnya yang entah kenapa selalu tiba-tiba muncul dengan tak terduga.
“Itu sih namanya kredit mematikan bukan ngasih boncel.” Teriak Reita
sebel.
“Yah mau gimana lagi? Lu sih menghayal mulu, ibu peri mulu yang lu pikirin.,
eh tunggu dulu ada yang salah dengan panggilan lu.” Kata Keiyuu mikir sejenak. “Eh
gue bukan boncel!!! Dasar pesek lu.” Ejek Keiyuu sambil menggeplak Reita dengan
HP.
“...sakit tau. Kalau mau gangguin gue mending jangan sekarang, gue
kagi sibuk nih biar bisa cepet-cepet ke pesta.” Jelas Reita sambil mengusap
kepalanya yang sakit.
“gue nggak ganggu kok. Ini lu dapet telpon dari emak lu.” Jelas si
pria mini nan imut itu.
“Eh mami?”
“Iya katanya telpon rumah dan Hp lu nggak bisa dihubungi.”
“Oh iya memang HP gue kecebur closet kemarin. Kebel telponnya putus
digigit (?) Shou pacarnya si Tora.” Jelas Reita bikin temannya itu sweatdroop.
“Nih mami mu telpon lagi.” Ucap Keiyuu menyerahkan HP nya.
“Reita?? Kamu baik-baik ja nak? Bagaimana keadaan kamu baik? Hidungmu
nggak tambah nyungsep kan? Noasebandnya udah kekecilan belum?” tanya ny.Ruki
diseberang sana dengan pertanyaan nyeleneh.
“Reita baik kok, hidung Rei ngak kurang juga nggak nambah, nosband
Reita masih tetap aja.” Jelas Reita dengan sebal karena ibunya nelpon malah menanyakan
hidungnya, tapi Reita bersyukur masih ada yang memperhatikan dirinya.
“Gini Rei mamih dapet..”
“Memang kenapa kalau mami dapet? Kan udah biasa?” potong Reita.
“dengerin dulu pesek...”ucap Ruki teriak. “ehem.. begini sayang,
mami dapat undangan ke pestanya Yuu-san karena masih di luar kota kamu aja yang
dateng. Undangannya mami titipin ke Byou kemarin pas ketemu di butik. Mami suruh
dia antar kamu juga.”
“Beneran mi? Wah Reita lagi pengen datang ke pesta itu, akhirnya ...”
Reita girang banget.
“Iya sudah sana siap-siap bentar lagi paling Byou datang.” Suruh Ruki
dengan sikap keibuan(?)nya.
“Tapi kenapa Byou sih? Tar kalau Reita dirape di tengah jalan
bagaimana?” tanya Reita mulai cemas.
“Oh iya mami mau bilang juga. kamu jangan lewat jam 12 malam nanti
sifat pervertnya Byou kambuh biasanya kalau jam-jam segitu kata Pak Meev. Jadi sebelum
jam 12 malam Reita harus sudah pulang. Mami nggak ikhlas kamu dirape Byou.” Nasehat
si Ruki.
“Ok mih, Reita ngerti.” Lalu mereka pun memutuiskan telpon ketika
itu bersamaan si Byou sudah datang dengan mobil mewahnya. Lalu membuka kaca
mobil dengan slow biar kelihatan keren maksudnya
“Ini makasih Keiyuu.. Lu emang ibu peri gue hari ini.” ucap Reita
membuat Keiyuu bingung.
“Eh maksudnya?”
“iya gue bisa ikut ke psta malam ini diminta mami.”’
Oh terus makanan ini?” tanya Keiyuu liat makanan.
“Lu yang habisin kan ibu perinya elu. Wkkwkwkk..” ucap Reita ngacir
ke dalam kamar.
“hah ini? Bisa dimakan nggak ya? Si Reita kan ogah banget makan
masakan ayahnya.” Ucap Keiyuu was-was sambil menyicipi kare buatan Kai dengan
jarinya.
“Ehm... ini sih enak banget. Itu si Reita apa lidahnya juga
bermasalah kayak hidungnya apa?” kata Keiyuu takjub sama masakan ayahnya Reita
dan langsung menyantap kare langsung dari pancinya. Dalam waktu kurang dari setengah jam sudah
ludes dimakan Keiyuu.
=
=
Yeiiiyy bisa nyampe sini dah fuhhh :-D
Ditulis sambil dengerin Itsuka by FT Island
Tidak ada komentar:
Posting Komentar