Sabtu, 13 Februari 2016

Mumuk bercerita: Re-gardening part 2


Kali ini saya mau menceritakan tentang perkembangan tanaman yang baru saya tanam akhir-akhir ini, diantaranya  paprika jenis color spectrum, sunflower black magic, lavender, mawar, dan wortel. Cukup banyak juga ya? Padahal sedang deadline tugas akhir, hehehe...
Oh ya daerah aku termasuk dataran rendah tetapi dibatasi pegunungan yang tidak terlalu tinggi, tanahnya warnanya hitam tidak merah (nggak tahu jenis apa), dan suhunya panas. Kalau musim hujan begini sih masih mendingan suhunya sekitar 20-an derajat celcius tapi kalau musim panas bisa sampai 30 derajat celcius.
Oke dari banyak mengoceh tidak penting dan membuat anda-anda pada bosan (bilang aja kebiasaan ngomong irit)mari lanjut saja ke pembahasannya ^_^


a.       Paprika Color spectrum
Paprika, yah maklum aku tinggalnya di daerah masih desa jadi aku penasaran banget dengan tanaman yang bukan asli Indonesia ini. Walaupun daerahku seperti yang kubilang tadi termasuk berhawa panas, aku nggak peduli dan nekat menanamnya. Lagipula cabe bisa tumbuh disini, paprika masih sodaranya kan? Jadi insyaallah paprika juga bisa tumbuhkan?!
Aku menanamnya dengan cara direndam dulu dengan zpt alami dari bawang merah (baca diinternet katanya bisa mempercepat perkecambahan).
Setelah direndam kira-kira 2 jam, aku letakkan di atas kapas yang sudah dibasahi seperti ini. Aku lakukan seperti petunjuk yang disertakan tapi disini bedanya aku tutupi pakai plastik bening yang dilubangi.Oh iya aku dapat benih dari  olshop. Maaf mas-nya, belum sempat tulis testimoni di blog anda. Tapi sempat tulis diblog  sendiri #plakkk
Biji paprika berkecambah (maaf blur pakai kamera HP)
Aku taruh di dalam kamar aku, maklum aku kan bolang, kamarnyasudah seperti gudang semua barang masuk. Setelah sekitar 4 hari akar-akarnya mulai muncul. Gambarnya seperti di atas itu.Sebenarnya biji di atas sudah tunas tetapi tidak begitu terlihat karena kameranya yang poor. Pada hari ketujuh pas sudah sempat membuat media pembenihan dan ternyata akarnya panjang-panjang (jujur telat pindah tapi belum keluar daun), aku pindahkan ke media pot pembenihan dari bekas gelas air minum.  Aku pindahinnya pas siang hari (newbie banget kan?), nah ini dia foto keesokan harinya.
Hari kedelapan daunnya paprika sudah keluar dari biji
Ternyata memang paprika ini secara fisik mirip sama tanaman cabai begitu juga dengan bijinya. Wonders  XD   (ampun deso banget sih Mocha)

b.       Sunflower black magic
Ini tanaman yang aku favoritkan setelah mawar secara aku kan suka yang goth dan tanaman ini insyaallah warna bunganya merah tua mendekati hitam. Jadi saya rawat dengan cinta seperti Saga-sama #plakk (mulai berfansgirl). Kembali ke sunflower setelah kurendam di zpt bawang merah sekitar 2 jam, bijinya langsung kutanam di media pembenihannya (tanah kebun+sekam bakar).   Cara menanamnya bijinya itu yang lancip ditusukkan ke tanah sampai kelihatan sedikit bagian atasnya.  Gambar dibawah itu umur 4 hari dan terlihat sedikit akarnya, sebenarnya hari ketiga bijinya sudah mulai terangkat dari tanah. Tahu tidak pas bijinya mulai terangkat aku senang sekali.
Foto yang di bawah  ini pada hari ke 6, harusnya sudah aku pindah ke media permanen hari itu juga tapi terpaksa pending keesokan harinya. Alasannya masih hujan dan males becek-becekan di kebun bawah pepohonan jati mencari tanah.
Hasilnya sesudah aku pindahkan hari ketujuh pada sore hari, besoknya hari ke 8 dia jadi tumbuh semakin tinggi dan tinggi, dari sekitar 5 cm jadi sekitar 7cm tapi batangnya kecil. Jadi aku pindahkan polybagnya ke tempat yang lebih panas. Tetapi aku semakin was-was karena habis itu hari ke-9 hujan dan mendung hampir seharian seperti hari keenam. Jadi baby sunflower ini semakin panjang dan kurus memprihatinkan, bahkan tak mampu berdiri tegak. Kalau ada yang bilang tumbuh itu ke atas bukan kesamping, helloooo yang bener aja??? Tumbuh itu ya kesamping dan ke atas secara proporsional menurut aku. Tapi ini sudah terlanjur mau apa lagi? Hanya coba dibantu dengan stik, siapa tahu lama-lama batangnya akan jadi kuat. Manusia hanya berusaha yang menentukan hasilnya Tuhan.


c.       Lavender
Aku sudah menanamnya sejak tanggal 1 bulan ini tapi belum kunjung bertunas. Hampir putus asa sih tapi yang positif thinking aja, siapa tahu tumbuh 2 atau 3 hari lagi. Mungkin salah aku juga sih media tanamnya tidak pakai kompos hanya tanah dan pupuk kandang. Sedangkan yang di pot satunya aku tanam di media remahan daun-daun yang sudah membusuk dan jadi tanah. Aku tidak tahu di tempatku mencari pupuk kompos kemana?Hari ini aku kepikiran mau aku semai dikapas dulu, kira-kira bisa tidak ya disemai di kapas? Aku penasaran  juga dengan bunga lavender ini karena dulu ibu pernah menanam lavender kata penjualnya sih lavender. Tapi menurut aku nggak mirip dengan yang diiklan tivi jadilah sekarang aku ingin menanam true lavender ini.

d.      Mawar
Mungkin ini bunga  yang sudah sejak dulu aku sering tanam tapi tidak mengerti juga bagaimana cara merawatnya jadi jarang berbunga. Bunganya berwarna merah tua dengan corak kuning. Akhirnya kemarin aku coba pangkas habis tinggal kira-kira batang bawah sejengkal karena kata ayah akan bersemi lagi. Yasudah aku potong, kemudian sisa batangnya yang sekitar 2 meteran aku potong-potong dan aku tancapkan ke tanah. Di antara batang asli dan batang yang distek semuanya belum ada yang bertunas. Mungkin karena baru empat hari ya? Soalnya bulan lalu aku menyetek mawar biasa yang batangnya panjang merambat itu baru bertunas 2 hari yang lalu. Padahal aku tancapin tanah sudah 3 minggu lebih. Apa memang mawar itu lambat tumbuhnya ya?

Mawar biasa yang baru bertunas setelah hampir sebulan distek

e.       Wortel
Untuk si sayuran ini aku belum mengambil gambar dan belum tahu cara tanamnya, tapi sepertinya mereka ini tanaman daerah dingin atau dataran tinggi begitu. Sebab di daerahku yang dataran rendah ini belum pernah menemui tanaman wortel. Aku dapat benih juga dari olshop, jadi kan ayah sebelumnya  aku tanya kira-kira apa strawberry atau wortel ini bisa tumbuh di daerah aku. Dia malah balik tanya, kamu memang punya benihnya? Haduh orang ini kenapa mirip banget sama aku kalau ditanya malah balik tanya #kebalikwoy#.Akhirnya aku beli online tanpa tahu ayah (ayah kurang percaya dengan olshop) karena toko pertanian disini jualnya benih kangkung, bayam dan semacamnya. Karena tidak tahu dan belum sempat searching, aku semai di kapas juga seperti paprika. Pada hari ketiga aku pindah ke media tanam karena sudah berkecambah dan akarnya sudah 0,5 cm. Media tanam tanah, pasir dan sedikit pupuk kandang maksudnya agar tanahnya gembur. Well, kita tunggu saja bagaimana kabarnya selanjutnya.
Sekian dulu cerita di taman MoCha, kalau sudah ada kesempatan aku update lagi perkembangan mereka dan juga fanfic. Wah lama tak memposting fanfic juga ternyata.
Terima kasih yang sudah berkunjung dan membaca~
^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar