Minggu, 07 Februari 2016

Mumuk bercerita: Re-gardening



Kenapa dari MoCha jadi mumuk? OK itu memang panggilan saya sehari-hari wkwkwk #abaikan yang itu
Saya berkebun kembali.
Stres tingkat akut menyerang saya selama tugas akhir ini, membuat saya melanglang buana #ya ampun apalah bahasa saya#
Intinya selama beberapa bulan belakangan ini saya suka mencari hiburan demi meredakan kepenatan. Mulai dari menyambangi halaman website penyedia anime, manga, buku, music, hingga seni. Hingga awal Januari saya sedang bingung dengan kucing saya yang namanya Junior jadi suka kelayapan dan makannya berkurang. Kepikiran untuk mencoba catnip  untuk mengatasinya, saya inisiatif mencari catnip secara online yang hasilnya malah menemukan toko online aneka tanaman. Saya lihat-lihat dan lihat-lihat lagi, dan akhirnya melihat berbagai macam tanaman saya jadi wonder bin takjub. Hingga melupakan urusan catnip dan malah jadi teringat impian masa kecil yaitu ingin punya sebuah kebun dimana semua tanaman ada disitu.
Pada akhirnya saya mulai hunting tanaman yang menarik hati saya sepanjang awal tahun 2016 ini. Nah, disini saya mau menceritakan sedikit tentang bagaimana mendapatkannya. Dan bagaimana perkembangan mereka (tanaman penghuni halaman rumah saya).
Pertama saya ingin mengenalkan tanaman yang sudah saya tanam beberapa tahun silam sebelum halaman rumah saya di paving. Berikut ini mereka:

1. Adenium pink cantik ini awalnya ditanam ibu saya dulu sekali, cantik sekali kan pas berbunga? Di tanam kapan sudah lupa, sepertinya waktu adenium lagi booming.

2.       Saya tak tahu namanya, adakah yang tahunamanya bunga ini? Ini juga ditanam oleh alm ibu dahulu sekali saya masih SD kalau tak salah. Ini didapat di daerah gunung yang jalannya terjal dan waktu itu motor ayah mogok. Bunga ini sempat di babat habis oleh ayah, ditimbun pasir setinggi 2 meter, di timbun koral, dan terakhir mau di timpa paving. Tapi sebisa mungkin saya tolongin karenaini benda kenang-kenangan dan akhirnya sampai sekarang ia berbunga dengan cantiknya. Bahkan sekarang ayah juga suka.

3.       Ini tanaman yang ditempat saya namanya ‘lancuran’ sebab mirip ekor ayam yang nasibnya miris sering saya aniaya.  Saya pakai untuk tali karena kuat dan lentur, seperti ini.

Saya tanam pas SMP, waktu saya dan teman saya gila-gilanya dengan bunga maklum baru lulus SD. Waktu itu bahkan koleksi krokot(rose moss) saya sangat lengkap dari single sampai yang tumpuk beraneka warna. Sekarang tak bersisa.

4.       Ini tapak dara pink yang dengan getolnya hidup disela retakan dinding dekat keran air depan rumah. Sudah dibabat masih tetap bertahan padahal saudaranya si tapak dara putih saya sudah lenyap tanpa jejak.
5.       Ini di tempat saya namanya bunga Djenar, baunya wangi banget pas malam. Kalau tidak  tahu, sebagian orang yang lewat depan rumah jadi takut pikirnya ada makhluk halus gara-gara wanginya itu. Ini yang menanam ayah, dia suka dengan bunga yang wangi-wangi begini atau yang bisa di buat obat tradisional makanya bunga kuning saya dibabat karena gak diketahui manfaat+gak wangi.

Segitu aja bunga jadulnya, sekarang mari kita lihat bunga yang berhasil saya koleksi selama awal tahun ini. Beserta cuplikan kisahnya yang mungkin tidak begitu penting. Bunga-bunga/tanamannya adalah berikut:
a.    Bunga krisan
Sejak kecil saya suka sekali dengan krisan, tapi belum kesampaian walau suka metik bunganya banyak-banyak di rumah nenek setiap kesana. Akhirnya sekarang saya kesampaian menanamnya, tapi ternyata menanam krisan itu tak semudah menanam bunga melati ya? Ini buktinya sudah mulai kering. Saya tidak tahu kenapa? Padahal sudah disiram, dipupuk kandang, di tempat yang tidak terlalu panas juga. kemarin sempat di serang kutu daun dan berhasil saya hilangkan hamanya. Tapi kenapa tetap kering? Apa air hujan tidak bagus untuk mereka?
Anehnya krisan nenek dibiarin liar di halaman rumah kok malah tumbuh subur beranak pianak pula?
b.    Ceplok piring (zinnia)
Saya dapatnya dari 2 tempat dan dapatnya 2 varietas. Zinia tunggal dan zinnia tumpuk. Zinnia tunggalnya dapat di tetangganya bibi pas pulang dari pasar cari pindang buat kucing. Warnanya hanya 2 oranye dan merah.
Sedangkan yang tumpuk dapat setelah pulang takziah, dari jalan saya lihat pekarangan rumah nenek tak tahu siapa punya zinnia banyak banget sampai ketelanya aja kalah rimbun. Yasudah saya dapat disitu, warnanya banyak ada putih, merah tua, magenta, orange, dan kuning. Cantik banget.
Bawah ini benih zinnia yang baru tumbuh diantara batang mawar setelah kutebar selama 3 hari.



c.     Cosmos
Ini bunga kesukaan saya waktu masih SMA dan sampai mencari kemana-mana juga dulu. Awalnya saya kira cosmos dan marigold itu sama, karena disini tempat saya mereka namanya kenikir belanda. Kenapa dikatakan seperti itu saya juga tidak tahu. Ini saya dapatnya di dekat sekolah, hanya orange saja warnanya.
d.    Kamarin juga sempat menanam sereh sisa membuat nasi rawon dan hasilnya mereka tumbuh. Saya pikir akan bersemi dari batang lama ternyata tumbuh tunas baru dari samping.
e.    Selain itu, awal bulan februari ini saya juga sempat menanam benih yang saya pesen dari olshop. Yakni bunga matahari black magic, paprika color spectrum, dan lavender. Intinya saya penasaran apa mereka bisa tumbuh di daerah panas seperti tempat saya? Karena di kelompok tani paling yang di tanam hanya kubis, selada, kol, dan bayam. Sebenarnya saya tertarik juga menanam lobak, strawbery, tin dan zaitun. Tapi sebagai pemula saya mencoba tanaman dasar dulu yang bijinya besar dan mudah tumbuh. Tetapi saya nekad menantang diri dengan menanam lavender, semoga saja berhasil amin.
Ini proses perendaman dengan ZPT alami dari bawang merah. Biji paling kecil itu lavender, yang kekuningan paprikanya, dan yang hitam biji mataharinya.
Terus yang berikut bawah ini saya semai di gelas bekas jus.

Sebenarnya sudah 7 hari dan sudah siap pindah media tanam tapi belum sempat saya mengambil gambarnya. Jadi sekian dulu saya ya, kapan-kapan update lagi. Do’akan semoga tugas akhir saya selesai bulan Februari ini ya!!
Terima kasih sudah berkunjung ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar