Kenapa dari MoCha jadi
mumuk? OK itu memang panggilan saya sehari-hari wkwkwk #abaikan yang itu
Saya berkebun kembali.
Stres tingkat akut menyerang
saya selama tugas akhir ini, membuat saya melanglang buana #ya ampun apalah
bahasa saya#
Intinya selama beberapa
bulan belakangan ini saya suka mencari hiburan demi meredakan kepenatan. Mulai
dari menyambangi halaman website penyedia anime, manga, buku, music, hingga
seni. Hingga awal Januari saya sedang bingung dengan kucing saya yang namanya
Junior jadi suka kelayapan dan makannya berkurang. Kepikiran untuk mencoba
catnip untuk mengatasinya, saya
inisiatif mencari catnip secara online yang hasilnya malah menemukan toko online
aneka tanaman. Saya lihat-lihat dan lihat-lihat lagi, dan akhirnya melihat
berbagai macam tanaman saya jadi wonder bin takjub. Hingga melupakan urusan
catnip dan malah jadi teringat impian masa kecil yaitu ingin punya sebuah kebun
dimana semua tanaman ada disitu.
Pada akhirnya saya mulai
hunting tanaman yang menarik hati saya sepanjang awal tahun 2016 ini. Nah,
disini saya mau menceritakan sedikit tentang bagaimana mendapatkannya. Dan
bagaimana perkembangan mereka (tanaman penghuni halaman rumah saya).
Pertama saya ingin
mengenalkan tanaman yang sudah saya tanam beberapa tahun silam sebelum halaman
rumah saya di paving. Berikut ini mereka:
1. Adenium pink cantik
ini awalnya ditanam ibu saya dulu sekali, cantik sekali kan pas berbunga? Di
tanam kapan sudah lupa, sepertinya waktu adenium lagi booming.
2.
Saya tak tahu namanya, adakah yang tahunamanya
bunga ini? Ini juga ditanam oleh alm ibu dahulu sekali saya masih SD kalau
tak salah. Ini didapat di daerah gunung yang jalannya terjal dan waktu itu
motor ayah mogok. Bunga ini sempat di babat habis oleh ayah, ditimbun pasir
setinggi 2 meter, di timbun koral, dan terakhir mau di timpa paving. Tapi
sebisa mungkin saya tolongin karenaini benda kenang-kenangan dan akhirnya
sampai sekarang ia berbunga dengan cantiknya. Bahkan sekarang ayah juga suka.
Saya tak tahu namanya, adakah yang tahunamanya
bunga ini? Ini juga ditanam oleh alm ibu dahulu sekali saya masih SD kalau
tak salah. Ini didapat di daerah gunung yang jalannya terjal dan waktu itu
motor ayah mogok. Bunga ini sempat di babat habis oleh ayah, ditimbun pasir
setinggi 2 meter, di timbun koral, dan terakhir mau di timpa paving. Tapi
sebisa mungkin saya tolongin karenaini benda kenang-kenangan dan akhirnya
sampai sekarang ia berbunga dengan cantiknya. Bahkan sekarang ayah juga suka.
3.
Ini tanaman yang ditempat saya namanya
‘lancuran’ sebab mirip ekor ayam yang nasibnya miris sering saya aniaya. Saya pakai untuk tali karena kuat dan lentur,
seperti ini.
Ini tanaman yang ditempat saya namanya
‘lancuran’ sebab mirip ekor ayam yang nasibnya miris sering saya aniaya. Saya pakai untuk tali karena kuat dan lentur,
seperti ini.
Saya tanam pas SMP, waktu saya dan teman
saya gila-gilanya dengan bunga maklum baru lulus SD. Waktu itu bahkan koleksi
krokot(rose moss) saya sangat lengkap dari single sampai yang tumpuk
beraneka warna. Sekarang tak bersisa.
4.
Ini tapak dara pink
yang dengan getolnya hidup disela retakan dinding dekat keran air depan rumah.
Sudah dibabat masih tetap bertahan padahal saudaranya si tapak dara putih saya
sudah lenyap tanpa jejak.
Ini tapak dara pink
yang dengan getolnya hidup disela retakan dinding dekat keran air depan rumah.
Sudah dibabat masih tetap bertahan padahal saudaranya si tapak dara putih saya
sudah lenyap tanpa jejak.
5.
Ini di tempat saya namanya bunga Djenar,
baunya wangi banget pas malam. Kalau tidak
tahu, sebagian orang yang lewat depan rumah jadi takut pikirnya ada
makhluk halus gara-gara wanginya itu. Ini yang menanam ayah, dia suka dengan
bunga yang wangi-wangi begini atau yang bisa di buat obat tradisional makanya
bunga kuning saya dibabat karena gak diketahui manfaat+gak wangi.
Ini di tempat saya namanya bunga Djenar,
baunya wangi banget pas malam. Kalau tidak
tahu, sebagian orang yang lewat depan rumah jadi takut pikirnya ada
makhluk halus gara-gara wanginya itu. Ini yang menanam ayah, dia suka dengan
bunga yang wangi-wangi begini atau yang bisa di buat obat tradisional makanya
bunga kuning saya dibabat karena gak diketahui manfaat+gak wangi.
Segitu
aja bunga jadulnya, sekarang mari kita lihat bunga yang berhasil saya koleksi
selama awal tahun ini. Beserta cuplikan kisahnya yang mungkin tidak begitu
penting. Bunga-bunga/tanamannya adalah berikut:
a.
Bunga krisan
Sejak kecil saya suka sekali dengan krisan, tapi belum kesampaian walau
suka metik bunganya banyak-banyak di rumah nenek setiap kesana. Akhirnya
sekarang saya kesampaian menanamnya, tapi ternyata menanam krisan itu tak
semudah menanam bunga melati ya? Ini buktinya sudah mulai kering. Saya tidak
tahu kenapa? Padahal sudah disiram, dipupuk kandang, di tempat yang tidak
terlalu panas juga. kemarin sempat di serang kutu daun dan berhasil saya hilangkan
hamanya. Tapi kenapa tetap kering? Apa air hujan tidak bagus untuk mereka?
Anehnya krisan nenek dibiarin liar di halaman rumah kok malah tumbuh
subur beranak pianak pula?
b.
Ceplok piring (zinnia)
Saya dapatnya dari 2 tempat dan dapatnya 2 varietas. Zinia tunggal dan
zinnia tumpuk. Zinnia tunggalnya dapat di tetangganya bibi pas pulang dari
pasar cari pindang buat kucing. Warnanya hanya 2 oranye dan merah.
Sedangkan yang tumpuk dapat setelah pulang takziah, dari jalan saya
lihat pekarangan rumah nenek tak tahu siapa punya zinnia banyak banget sampai
ketelanya aja kalah rimbun. Yasudah saya dapat disitu, warnanya banyak ada
putih, merah tua, magenta, orange, dan kuning. Cantik banget.
Bawah ini benih zinnia
yang baru tumbuh diantara batang mawar setelah kutebar selama 3 hari.
c.
Cosmos
Ini bunga kesukaan saya waktu masih SMA dan sampai mencari kemana-mana
juga dulu. Awalnya saya kira cosmos dan marigold itu sama, karena disini tempat
saya mereka namanya kenikir belanda. Kenapa dikatakan seperti itu saya juga
tidak tahu. Ini saya dapatnya di dekat sekolah, hanya orange saja warnanya.
d.
Kamarin juga sempat menanam
sereh sisa membuat nasi rawon dan hasilnya mereka tumbuh. Saya pikir akan
bersemi dari batang lama ternyata tumbuh tunas baru dari samping.
e.
Selain itu, awal bulan
februari ini saya juga sempat menanam benih yang saya pesen dari olshop. Yakni
bunga matahari black magic, paprika color spectrum, dan lavender. Intinya saya
penasaran apa mereka bisa tumbuh di daerah panas seperti tempat saya? Karena di
kelompok tani paling yang di tanam hanya kubis, selada, kol, dan bayam.
Sebenarnya saya tertarik juga menanam lobak, strawbery, tin dan zaitun. Tapi
sebagai pemula saya mencoba tanaman dasar dulu yang bijinya besar dan mudah tumbuh.
Tetapi saya nekad menantang diri dengan menanam lavender, semoga saja berhasil
amin.
Ini proses perendaman dengan ZPT alami dari bawang merah. Biji paling
kecil itu lavender, yang kekuningan paprikanya, dan yang hitam biji mataharinya.
Terus yang berikut bawah ini saya semai di gelas bekas jus.
Sebenarnya sudah 7 hari dan sudah siap pindah media tanam tapi belum
sempat saya mengambil gambarnya. Jadi sekian dulu saya ya, kapan-kapan update
lagi. Do’akan semoga tugas akhir saya selesai bulan Februari ini ya!!
Terima kasih sudah berkunjung ^^









Tidak ada komentar:
Posting Komentar